Duterte tersinggung usai disentil PM Kanada soal perang narkoba

Rabu, 15 November 2017 11:43 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo
Duterte menyambut kunjungan Jokowi. ©2017 REUTERS/Erik De Castro

Merdeka.com - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengklaim tersinggung dengan ucapan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, soal pemberantasan narkoba di negaranya. Dia merasa bule itu tidak tahu kondisi Filipina sebenarnya.

Dilansir dari laman Associated Press, Rabu (15/11), Trudeau menyempatkan diri berbincang khusus dengan Duterte di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) ke-30, digelar di Ibu Kota Manila, Filipina. Di dalam pertemuan itu, Trudeau mengaku menyentil Duterte soal hak asasi manusia dan aturan hukum, termasuk perintah tembak di tempat bagi orang-orang diduga sindikat narkoba.

Trudeau mengklaim kalau dalam dialog itu Duterte menerima seluruh sarannya dan bersikap positif. Namun, setelah itu Duterte berkata lain.

"Saya bilang enggak akan menjelaskan soal tembak di tempat. Itu adalah penghinaan terhadap pribadi dan pemerintah. Itu bikin saya marah karena ada orang asing yang tidak tahu apa-apa soal yang terjadi di negara ini. Dia juga enggak menyelidiki apapun kok," kata Duterte. [ary]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.