Untuk Pertama Kali Iran Ajukan Pinjaman Kepada IMF Untuk Tangani Wabah Virus Corona

Jumat, 13 Maret 2020 16:21 Reporter : Hari Ariyanti
Untuk Pertama Kali Iran Ajukan Pinjaman Kepada IMF Untuk Tangani Wabah Virus Corona Menteri Luar Negeri Iran Muhammad Javad Zarif. ©en.alalam.ir

Merdeka.com - Untuk pertama kalinya selama puluhan tahun Iran meminta bantuan kepada IMF untuk menangani wabah virus corona. Iran adalah salah satu negara dengan kasus tertinggi virus corona di luar China.

Pengajuan pinjaman disampaikan pada Kamis, sebagai salah satu upaya melawan wabah mematikan itu. Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Iran, Mohammed Javad Zarif di Twitter.

"Bank pusat kami meminta akses ke fasilitas (pinjaman IMF) secepatnya," kicaunya, seperti dikutip dari Alaraby, Jumat (13/3).

Sebelumnya Kepala IMF, Kristina Georgieva menyatakan negara-negara yang terdampak virus corona akan didukung lembaganya melalui Instrumen Keuangan Cepat (RFI).

Iran belum menerima bantuan dari IMF sejak "kredit siaga" yang dikeluarkan antara 1960 dan 1962, menurut data lembaga itu.

Zarif mengatakan IMF dan dewannya "harus mematuhi mandat lembaga, berdiri di sisi kanan sejarah dan bertindak secara bertanggung jawab".

Berbagai pinjaman yang dapat diberikan oleh IMF harus disetujui dewan eksekutif lembaga, di mana Amerika Serikat secara praktis memiliki hak veto atas keputusan lembaga tersebut.

Dalam sebuah unggahan di Instagram, Gubernur Bank Sentral Iran, Abdolnasser Hemmati mengklaim telah mengajukan akses pinjaman secara resmi ke IMF melalui surat pada 6 Maret. Dalam surat itu, Iran mengajukan bantuan sekitar USD 5 miliar.

1 dari 1 halaman

10.000 Lebih Kasus Infeksi

kasus infeksi rev1

Pada Kamis, Iran melaporkan 75 kasus kematian baru karena virus corona, angka tertinggi harian sejak negara Republik Islam itu mengumumkan kasus pertama pada 19 Februari. Sampai saat ini jumlah kematian mencapai 429.

Juru bicara Menteri Kesehatan Iran, Kianoush Jahanpour pada Kamis menyampaikan ada 1.075 kasus baru tercatat dalam 24 jam terakhir, sehingga total kasus infeksi mencapai 10.075.

Iran belum secara resmi memberlakukan karantina tetapi pihak berwenang telah berulang kali meminta warga untuk tidak bepergian. Pemerintah juga telah menutup sekolah dan universitas dan terpaksa menutup hotel dan akomodasi wisata lainnya.

Menjelang Nowruz, liburan Tahun Baru Persia yang dimulai tahun ini pada 20 Maret, pihak berwenang di beberapa provinsi telah mengeluarkan perintah untuk menutup hotel dan akomodasi wisata lainnya. [pan]

Baca juga:
Lagi, Wakil Presiden Iran Terinfeksi Corona
Aplikasi Info Virus Corona Dari Pemerintah Iran Dihapus Google, Mengapa?
Selain Tom Hanks, 11 Tokoh Dunia Ini Juga Dinyatakan Positif Virus Corona
Iran Sebut Petugas Medis yang Meninggal Karena Virus Corona Mati Syahid
Iran Bebaskan 70.000 Tahanan karena Wabah Corona
Pejabat Militer Iran Tuding Virus Corona Senjata Biologis Amerika

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini