Uni Eropa berharap Indonesia penuhi janji turunkan emisi 29 persen

Selasa, 15 Desember 2015 20:39 Reporter : Muhammad Radityo
Uni Eropa berharap Indonesia penuhi janji turunkan emisi 29 persen Presiden Jokowi saat menerima Presiden Dewan Uni Eropa di Istana. ©Setpres RI/Cahyo

Merdeka.com - Kehadiran Presiden Indonesia Joko Widodo di Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim di Paris, Prancis adalah sebagai bentuk komitmen Indonesia terhadap isu pemenasan global dewasa ini. Presiden juga menegaskan bila Indonesia serius untuk mengelola hutan secara berkesinambungan dan mendorong akselerasi penggunaan energi terbarukan.

Menanggapi hal tersebut, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Guerend, sepakat bila Jokowi telah menangkap permasalahan yang sebenarnya. Seperti bencana kabut asap akibat kebakaran hutan gambut.

"Kita sepakat dengan apa yang dikatakan Presiden pada Conference of the Parties (COP) 21, isu hutan gambut adalah yang sangat penting dan harus mendapat penanganan serius," katanya saat menggelar konfrensi pers terkait hasil dari COP 21 di kantornya, Jakarta (15/12).

Diketahui, Presiden Joko Widodo dalam konfrensi iklim dunia ini mengumumkan target untuk menurunkan emisi hingga 29 persen dalam 15 tahun mendatang.

"Terkait hal tersebut Uni Eropa akan terus mengiringi niatan positif Indoensia untuk terus menangkap bermacam permasalahan perubahan iklim dan ikut menyelesaikannya dengan peran aktif," tutupnya.

KTT Perubahan Iklim di Paris tahun ini kembali mengingatkan publik pada janji para pemimpin dunia untuk memenuhi Protokol Kyoto yang diteken 1997. Kala itu, 55 negara sepakat menurunkan emisi gas buang hingga 8 persen di bawah tingkat 1990. Hingga tiga tahun lalu, target ini tidak pernah tercapai. Emisi yang menaikkan suhu bumi terutama dipicu oleh industri merusak lingkungan, termasuk penggunaan batu bara. [ard]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini