KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Ulama Ethiopia serukan orang muslim tidak salat dibunuh

Sabtu, 12 Agustus 2017 14:56 Reporter : Pandasurya Wijaya
salat idul adha di belahan dunia. REUTERS

Merdeka.com - Jaksa Swiss menuntut seorang ulama Ethiopia karena diduga dia menyerukan warga muslim yang tidak melaksanakan salat untuk dibunuh.

Kantor kejaksaan dalam pernyataannya kemarin menyebut imam itu didakwa menyerukan hasutan dan serangan lainnya, seperti dilansir laman Russia Today, Sabtu (12/8).

Ulama tersebut dituduh memerintahkan pembunuhan terhadap warga muslim yang tidak salat berjemaah dalam sebuah ceramah di Masjid An-Nur, Winterthur 21 Oktober tahun lalu.

Dia diduga mengatakan warga yang menolak salat harusnya dibakar dan dibunuh di rumah mereka.

Tak hanya itu, pria tidak disebut namanya itu juga diduga menyebarkan gambar brutal pembunuhan melalui jejaring sosial Facebook.

Polisi sudah menahan sang ulama setelah penggerebekan di masjid seusai menerima bukti ceramah.

Masjid itu menjadi sorotan polisi karena diduga mendukung gerakan Islam radikal. Juni lalu masjid itu ditutup setelah pemilik gedung itu menolak kontrak diperpanjang.

Jaksa menuntut ulama itu ditangguhkan dari tugasnya selama 18 bulan dan diusir dari Swiss selama 15 tahun. [pan]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.