Ukraina Evakuasi 264 Tentaranya dari Pabrik Baja di Mariupol yang Dikepung Rusia

Selasa, 17 Mei 2022 10:26 Reporter : Hari Ariyanti
Ukraina Evakuasi 264 Tentaranya dari Pabrik Baja di Mariupol yang Dikepung Rusia Anggota pasukan Ukraina yang cedera di dalam bunker pabrik baja Azovstal, Mariupol, Ukraina. ©Reuters

Merdeka.com - Ukraina berhasil mengevakuasi 264 pasukannya dari pabrik baja Azovstal di Mariupol, Ukraina, yang berminggu-minggu dikepung pasukan Rusia.

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Ukraina dalam pernyataannya di Facebook pada Selasa menyampaikan, prajurit yang bertempur mempertahankan pabrik baja Azovstal telah menyelesaikan misi tempur mereka dan dievakuasi.

"Komando militer tertinggi memerintahkan para komandan unit yang ditempatkan di Azovstal menyelamatkan nyawa para personel. Upaya penyelamatan prajurit yang masih berada di wilayah Azovstal berlanjut," jelas pernyataan tersebut, dikutip dari Al Arabiya, Selasa (17/5).

Sementara itu, Wakil Menteri Pertahanan Ukraina, Ganna Malyar mengatakan 260 lebih tentara Ukraina dievakuasi dari pabrik tersebut.

"53 (tentara) cedera parah dievakuasi dari Azovstal menuju fasilitas medis dekat Novoazovsk untuk pengobatan," jelasnya, seraya menambahkan 211 tentara lainnya dievakuasi melalui koridor kemanusiaan.

Malyar mengatakan misi untuk menyelamatkan prajurit yang tersisa di dalam pabrik masih berlanjut.

Pabrik baja Azovstal telah menjadi simbol perlawanan Ukraina terhadap invasi Rusia.

Sebelumnya pada Senin, Rusia mengatakan telah dicapai kesepakatan untuk mengevakuasi tentara yang terluka dari pabrik Azovstal.

Resimen Azov - milisi sayap kanan di Mariupol yang kini menjadi bagian Garda Nasional Ukraina mengumumkan: "Untuk menyelamatkan nyawa, seluruh garnisun Mariupol melaksanakan keputusan yang telah disetujui Komando Militer Tertinggi dan mengharapkan dukungan rakyat Ukraina."

"Para prajurit Mariupol telah melaksanakan perintah tersebut, terlepas dari banyaknya rintangan, dan terganggu pasukan musuh selama 82 hari."

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy berharap nyawa para prajurit di Azovstal bisa diselamatkan.

"Kami harap kami bisa menyelamatkan nyawa prajurit kami. Ada beberapa yang luka parah. Mereka sedang mendapatkan perawatan. Ukraina butuh pahlawan Ukraina tetap hidup." kata Zelenskiy.

[pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini