Twitter Blokir Akun Donald Trump, Ancam Tutup Permanen

Kamis, 7 Januari 2021 08:35 Reporter : Pandasurya Wijaya
Twitter Blokir Akun Donald Trump, Ancam Tutup Permanen Twitter Donald Trump. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Twitter kemarin memblokir akun twitter Presiden Amerika Serikat Donald Trump selama 12 jam dan mengancam akan menutupnya secara permanen karena "melakukan pelanggaran berulang kali".

Twitter mengatakan mereka memblokir akun Trump setelah "situasi dan kerusuhan yang terjadi di Washington DC" karena pendukung Trump menyerang gedung parlemen, US Capitol, untuk menolak hasil pemilu dan memaksa anggota Kongres mengubah hasil pemilu.

Twitter menuturkan, jika cuitan Trump terus membahas klaim tanpa dasar soal hasil pemilu, tidak dihapus maka akun dia akan tetap dikunci, artinya sang presiden tidak akan bisa mencuit dari akun @realDonaldTrump.

Dalam cuitan Twitter, segala bentuk pelanggaran, termasuk melanggar kebijakan Twitter, akan membuat akun Trump ditutup permanen.

Sebelumnya Twitter sudah menghapus sebuah video tentang klaim Trump atas hasil pemilu November yang dicurangi. Video itu juga dihapus oleh Facebook dan YouTube.

Wakil presiden Facebook Guy Rosen dalam cuitannya mengatakan perusahaan media sosial mereka meyakini video itu "ikut memanaskan suasana ketimbang mengurangi risiko kekerasan" dan tindakan mereka termasuk "perlu dilakukan karena keadaan darurat."

YouTube juga menuturkan video itu melanggar kebijakan konten mereka dan "bisa menyebarkan kekeliruan tentang hasil pemilu AS 2020."

Juru bicara Gedung Putih tidak langsung berkomentar atas permintaan tanggapan. [pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini