Turki Tembak Dua Pesawat Tempur Suriah, Pilot Selamatkan Diri dengan Terjun Payung

Senin, 2 Maret 2020 11:07 Reporter : Hari Ariyanti
Turki Tembak Dua Pesawat Tempur Suriah, Pilot Selamatkan Diri dengan Terjun Payung Ilustrasi Pesawat Tempur. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Militer Turki menembak jatuh dua pesawat tempur pemerintah Suriah di dekat barat laut Idlib, beberapa jam setelah pasukan yang loyal pada Presiden Suriah, Bashar Al-Assad menjatuhkan pesawat tanpa awak Turki di wilayah itu.

Dalam unggahan Twitter pada Minggu, Kementerian Pertahanan Turki menyampaikan pasukannya menyerang dua pesawat SU-24 sebagai balasan penembakan pesawat tanpa awak.

Kantor berita pemerintah Suriah, SANA mengonfirmasi pesawat ditembak di sekitar barat laut Provinsi Idlib, tapi menyebut tak ada yang terluka dalam serangan itu. Pilot kedua pesawat itu menyelamatkan diri dengan menggunakan terjun payung dan mendarat dengan selamat, demikian seperti dikutip dari Aljazeera, Senin (2/3).

Penembakan tersebut terjadi saat Turki mengumumkan operasi militer skala penuh yang disebut "Perisai Musim Semi" menargetkan Suriah.

Bandara militer Suriah, Al-Nayrab, di pinggiran kota Aleppo, terkena serangan udara "yang membuatnya tidak berfungsi", kata kantor berita pemerintah Turki Anadolu mengutip "sumber-sumber lokal".

Pasukan Suriah menggunakan pangkalan udara untuk "menyerang pasukan bersenjata Turki dan warga sipil di Idlib", lapor berita itu.

"Gerak tindakan rezim telah semakin dibatasi karena bandara militer Al-Nayrab tidak dapat digunakan," kata beberapa sumber.

Aljzeera tidak dapat mengkonfirmasi laporan secara independen.

1 dari 2 halaman

Suriah Tutup Wilayah Udara di Idlib

wilayah udara di idlib rev1

Ketegangan Turki dan Suriah meningkat sejak serangan pada Kamis lalu yang menewaskan 33 tentara Turki. Itu adalah jumlah kematian terbesar yang dialami Turki dalam satu hari sejak mulai mengirim ribuan tentara ke Idlib dalam beberapa pekan terakhir, di tengah serangan pemerintah Suriah yang didukung Rusia untuk merebut kubu pertahanan terakhir negara yang dikuasai oposisi, sekaligus rumah bagi lebih dari 3 juta orang.

Di tengah meningkatnya ketegangan, pemerintah Suriah menutup wilayah udaranya di Idlib. Seorang pejabat kepada SANA menyampaikan pesawat yang melanggar wilayah udara Suriah akan dianggap sebagai pesawat musuh yang harus ditembak jatuh.

Pasukan Assad yang didukung kekuatan udara Rusia, telah memperbarui serangan untuk merebut Idlib dari pasukan oposisi, yang didukung Turki.

2 dari 2 halaman

Turki Klaim Hancurkan Ratusan Peralatan Perang Suriah

hancurkan ratusan peralatan perang suriah rev1

Menteri Pertahanan Turki, Hulusi Akar menyampaikan respons Ankara atas serangan Kamis lalu dengan menghancurkan delapan helikopter Suriah, 103 tank, 72 peluncur roket dan meriam, dan tiga sistem pertahanan udara.

"Menyusul serangan kejam pada 27 Februari di Idlib, operasi Perisai Musim Semi berlanjut dengan sukses," jelasnya dalam sebuah video yang dibagikan Kementerian Pertahanan.

Damaskus belum mengonfirmasi klaim ini.

"Kami tak bermaksud berbenturan dengan Rusia. Tujuan kami adalah menghentikan pembantaian rezim Suriah, radikalisasi dan migrasi," kata Akar seperti dikutip media Turki. [pan]

Baca juga:
Setelah 33 Tentara Terbunuh di Suriah, Turki Akan Biarkan Pengungsi Masuk Eropa
Turki Blokir Akses Media Sosial Setelah Serangan di Idlib Tewaskan 33 Tentara
Pakistan, Turki, dan Afghanistan Tutup Perbatasan dengan Iran Akibat Wabah Corona
Turki dan Rusia di Ambang Perang Gara-Gara Suriah
Rusia Tanggapi Ancaman Turki: Kami Tidak Akan Berhenti Dukung Pemerintah Suriah

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini