Turki Serang Kurdi, Ratusan Tahanan ISIS di Suriah Kabur

Senin, 14 Oktober 2019 12:18 Reporter : Pandasurya Wijaya
Turki Serang Kurdi, Ratusan Tahanan ISIS di Suriah Kabur kaum perempuan dan anak-anak ISIS di kamp penampungan al hol. ©Ivor Prickett for The New York Times

Merdeka.com - Otoritas setempat di Suriah mengatakan ratusan anggota diduga kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kemarin melarikan diri dari sebuah kamp penahanan di saat Turki melancarkan operasi militernya terhadap pasukan milisi Kurdi di kawasan itu.

Pernyataan dari milisi Kurdi yang menjaga kamp mengatakan, para anggota tersangka ISIS itu kabur dari pusat penahanan mereka di Ain Issa setelah menyerang para penjaga dan melempari gerbang dengan batu.

Dikutip dari laman Aljazeera, Senin (14/10), Pejabat senior di kamp, Jelal Ayaf, mengatakan kepada media lokal, ada 859 orang yang melarikan diri dari pusat penahanan, khususnya di bagian tahanan asing.

Ayaf selanjutnya menuturkan, ada beberapa tahanan yang berhasil ditangkap kembali tapi dia memperingatkan, sel-sel tidur ISIS kini sudah muncul di tahanan itu dan mereka melancarkan serangan. Dia menyebut kondisi di sana 'sangat rawan'.

Aljazeera belum bisa memastikan kebenaran jumlah tahanan yang kabur itu.

Abdulkadir Muahid, anggota tim kemanusiaan di daerah itu dalam pernyataannya mengatakan, sebanyak 249 perempuan dan 700 anak dari keluarga ISIS ditahan di kamp Ain Issa. Mereka memulai kericuhan dan membuat penjaga takut ketika pasukan Turki membombardir kawasan itu kemarin.

1 dari 1 halaman

Erdogan Bantah Tahanan ISIS Kabur

Lembaga Pemantau Hak Asasi Suriah yang bermarkas di Inggris (SOHR) mengatakan ada 100 orang yang kabur dengan mempublikasikan foto sejumlah pria, perempuan berniqab hitam dan sejumlah anak lari melintasi semak belukar. namun belum jelas apakah itu foto anggota keluarga ISIS yang kabur dari kamp atau warga sipil yang melarikan diri dari serangan Turki. Di kamp itu diketahui tidak ada pria anggota ISIS yang ditahan.

Organisasi Save the Children di lapangan melaporkan, perempuan asing sudah tidak ada lagi di kamp penahanan itu.

Kamp penahanan Ain Issa menampung sekitar 13.000 orang.

Laman Anadolu melaporkan, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membantah kabar tahanan kabur itu dengan menyebutnya 'berita bohong'.

Turki melancarkan serangan militer, hari ini masuk hari kelima, ke wilayah utara Suriah untuk menyingkirkan milisi Kurdi pimpinan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dan menciptakan 'zona aman' di kawasan itu. [pan]

Baca juga:
Berkecamuk Perang Turki Vs Kurdi di Suriah, 100.000 Orang Ngungsi
Turki Mulai Operasi Militer di Suriah, Ribuan Warga Mengungsi
Keputusan Trump Serahkan Tahanan ISIS di Suriah Jadi Mimpi Buruk bagi Turki
AS Mulai Tarik Pasukan dari Perbatasan Turki di Suriah
Mobilisasi Pasukan Militer Turki ke Suriah
Bertemu Putin, Erdogan Mengaku Siap Kerahkan Operasi Militer di Suriah

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini