Trump yakin denuklirisasi Korut sudah dimulai, pejabat AS sebut belum ada pergerakan

Jumat, 22 Juni 2018 12:54 Reporter : Ira Astiana
Donald Trump dan Kim Jong-un di Singapura. AP Photo/Evan Vucc

Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa saat ini Korea Utara telah memulai proses denuklirisasi total di negaranya. Hal itu diungkapkan Trump saat menggelar pertemuan Kabinet di Gedung Putih.

"Mereka telah menghentikan pengiriman rudal, termasuk juga rudal balistiknya. Selain itu, mereka juga telah menghancurkan situs peluncuran rudal. Mereka telah meledakkan salah satu dari situs uji coba terbesar mereka," kata Trump, dikutip dari Reuters, Jumat (22/6).

"Hal besar akan segera terjadi. Denuklirisasi total sudah mulai dilakukan," tambahnya.

Meski demikian, Trump tidak menyebutkan dengan jelas situs uji coba nuklir Korut yang dimaksud. Selain itu, klaim Trump juga berbanding terbalik dengan pernyataan yang diungkapkan oleh pejabat AS.

Menurut pejabat yang menolak menyebutkan namanya, tidak ada bukti gerakan baru yang dilakukan Korut sejak Trump menggelar pertemuan dengan pemimpin Korut Kim Jong-un pekan lalu.

"Trump mungkin berspekulasi sendiri karena merujuk pada ledakan bulan lalu saat Korut mengaku teah menghancurkan terowongan di situs uji nuklir Punggye-ri dan pembongkaran uji coba rudal balistik jarak menengah di Iha ri," ungkap pejabat itu.

Sementara itu, kelompok pemantau AS berbasis di Korea Utara, 38 North, juga mengungkapkan pernyataan serupa. Mereka mengatakan bahwa dalam sebuah analisis dilakukan akhir pekan lalu, tidak ada tanda-tanda kegiatan apapun terhadap pembongkaran tempat uji rudal di negara tersebut.

Sampai pernyataan ini dibuat, Pentagon belum memberikan tanggapan. Gedung Putih pun masih bungkan terkait pernyataan baru Trump tersebut. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini