Trump diklaim tahu soal campur tangan Rusia terhadap pemilu AS 2016

Jumat, 27 Juli 2018 13:41 Reporter : Ira Astiana
Trump diklaim tahu soal campur tangan Rusia terhadap pemilu AS 2016 Presiden AS Donald Trump. REUTERS/Joe Skipper

Merdeka.com - Mantan pengacara pribadi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Michael Cohen, mengungkap sebuah fakta mengejutkan tentang pemilu AS 2016 lalu. Cohen mengatakan bahwa Trump tahu tentang pertemuan rahasia antara pejabat AS dan Rusia di Trump Tower, Juni 2016 lalu.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperoleh informasi yang bisa melemahkan rival Trump di pemilu, Hillary Clinton, hingga akhirnya menghadapi kekalahan.

Cohen pun bersedia membuat pernyataan kepada Penasihat Khusus, Robert Mueller, yang saat ini menyelidiki kemungkinan adanya keterlibatan Rusia selama kampanye Trump.

Namun, pernyataan Cohen ini dibantah oleh Trump. Dia mengaku tidak tahu tentang pertemuan itu dan dia juga menyangkal ada keterlibatan Rusia dalam kampanyenya dalam pemilu lalu. Pengacara Trump, Rudy Giulani, juga menegaskan bahwa pernyataan Cohen sama sekali tidak benar.

"Dia (Cohen) tidak bisa dipercaya. Jika mereka bergantung pada pernyataannya, maka itu akan merusak penyelidikan yang sedang dilakukan," kata Giulani, dilansir dari laman Reuters, Jumat (27/7),

Sebagaimana diketahui, pertemuan rahasia ini dilakukan oleh putra sulung Trump, Donald Trump Jr., menantu Trump Jared Kushner, dan penasihat senior kampanye Trump Paul Manafort. Mereka bertemu dengan pengacara sekaligus informan Rusia, Nataliya Veselnitskaya.

Trump Jr. pun mengatakan kepada penyidik Komite Kehakiman Senat pada September 2017 lalu bahwa dirinya tidak memberi tahu ayahnya tentang pertemuan ini.

"Donald Trump Jr. telah secara profesional bertanggung jawab dan mengikuti proses penyelidikan Mueller dan Kongres. Kami sangat yakin aka keakurata informasi yang dikatakan olehnya," ujar sang pemgacara, Alan Futerfas.

Sementara itu, Cohen saat ini tengah diselidiki Jaksa Federal New York terkait penipuan bank dan pajak serta pembayaran suap sebesar USD 130.000 kepada bintang prono Stormy Daniels untuk menutup mulu soal perselingkuahnnya dengan Trump.

Belum ada tuntutan diberikan kepada Cohen terkait kasus-kasus yang menderanya. [frh]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini