TKI di Singapura Didorong dari Eskalator Oleh Majikan Usai Terlibat Argumen

Selasa, 11 Desember 2018 13:35 Reporter : Ira Astiana
TKI di Singapura Didorong dari Eskalator Oleh Majikan Usai Terlibat Argumen TKI didorong dari eskalator. ©2018 Facebook/asiaone

Merdeka.com - Seorang TKI di Singapura menjadi korban tindak kekerasan dari majikannya. TKI tersebut didorong dari eskalator hingga mengalami luka parah di bagian kepala. Insiden ini terjadi pada Jumat (7/12) lalu sekitar pukul 2 siang di dekat pintu keluar D stasiun MRT Clementi.

Dilaporkan media lokal, kejadian bermula saat asisten rumah tangga berusia 41 tahun itu meminta majikannya untuk naik lift. Majikan yang diidentifikasi bernama Chen Yangda (67 tahun) itu menolak dan berkeras naik eskalator. Keduanya sempat terlibat argumen sebelum akhirnya Chen yang mengidap penyakit demensia itu kesal dan mendorong ART nya.

ART tersebut kehilangan keseimbangan sebelum jatuh ke eskalator yang sedang berjalan turun. Foto-foto dari insiden itu menunjukkan ART berpakaian merah sudah tergeletak di lantai dasar di depan eskalator dan tampak tak sadarkan diri.

"Kami menerima panggilan sekitar pukul 14.20 untuk mengirim bantuan medis. Paramedis kemudian membawa ART itu ke National University Hospital," kata juru bicara Angkatan Pertahanan Sipil Singapura, dikutip dari Asia One, Selasa (11/12).

Pihak berwenang menyatakan bahwa ART tersebut sudah mengajukan laporan terkait tindakan sang majikan. Majikannya sendiri saat ini sedang diinterogasi guna kepentingan penyelidikan.

Sementara itu, media Shin Min Daily News melaporkan bahwa ART tersebut diidentifikasi sebagai Diya. Diya sudah bekerja selama sebulan kepada majikannya tersebut. Ada laporan juga yang menyebutkan bahwa Diya sedang mencoba untuk mencari majikan baru, namun agen yang mengatur permintaan tersebut mengatakan bahwa pemindahan baru bisa dilakukan dalam dua hingga tiga pekan. [ias]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini