Tiap Empat Menit Orang India Mati Bunuh Diri di Tengah Pandemi

Senin, 14 September 2020 11:08 Reporter : Merdeka
Tiap Empat Menit Orang India Mati Bunuh Diri di Tengah Pandemi Aktivitas Warga India di Tengah Wabah Covid-19. ©2020 AFP/JEWEL SAMAD

Merdeka.com - Biro Catatan Kriminal Nasional India melaporkan negara itu bisa menjadi pusat ibu kota bunuh diri baru di dunia. Dikarenakan setiap empat menit orang India mati bunuh diri.

Laporan tersebut menyatakan rata-rata kematian akibat bunuh diri setiap hari di India adalah 381 dan di masa pandemi ini situasinya kian memburuk dan mempengaruhi kesehatan mental banyak orang.

Seperti dilansir pada laman Press TV, Sabtu (12/9), menurut angka yang dirilis Biro Catatan Kriminal, India mengalami 140 ribu kematian akibat bunuh diri pada 2019 dibandingkan 134 ribu pada 2018. Dari semua kasus bunuh diri 67 persen adalah orang muda dewasa berusia antara 18 dan 45 tahun.

Berdasarkan data kemiskinan, masalah keluarga, penganiayaan, utang, pengangguran adalah alasan utama di balik kematian karena bunuh diri. Kini, para ahli mengatakan pandemi virus corona Covid-19 semakin memperburuk situasi.

Laporan tersebut menyebutkan lebih dari 10 ribu petani, penggarap, dan buruh tani juga melakukan bunuh diri pada 2019 karena kesulitan ekonomi. Menurut para ahli kesehatan, kesehatan mental bukanlah prioritas di India dan kebanyakan orang India tidak menyadari fakta bahwa penyakit mental berada di balik epidemi. Mereka mengatakan kurangnya fasilitas kesehatan mental menghalangi orang untuk mencari dukungan.

2 dari 2 halaman

Atas permohonan LSM yang mengupayakan langkah-langkah untuk mencegah bunuh diri, Mahkamah Agung telah meminta pemerintah pusat untuk memberikan saran jika korban bunuh diri yang selamat dihukum atau direhabilitasi oleh pemerintah berdasarkan pasal 115 tentang perawatan kesehatan mental.

Meningkatnya kasus bunuh diri di kalangan orang dewasa dilihat oleh banyak psikiater sebagai tren global mengkhawatirkan yang menciptakan ketidakseimbangan sosial.

Parah ahli juga mengatakan melawan penyakit itu perlu untuk memperhatikan pola perilaku karena kecenderungan bunuh diri tidak selalu merupakan keputusan yang sembrono. Selain itu, mereka mengatakan COVID-19 dapat meningkatkan angka bunuh diri selama dan setelah pandemi.

Reporter Magang: Farhan Hafizhan

Baca juga:
Catatkan Rekor Lonjakan, India Laporkan 95.735 Infeksi Covid-19 Dalam Satu Hari
China Sebut Tentara India Lepaskan Tembakan Provokatif di Perbatasan
India Salip Brasil Duduki Posisi Kedua Dunia Terkait Kasus Covid-19
Pejabat Kesehatan India Diduga Perkosa Perawat yang Minta Sertifikat Negatif Covid-19
Seorang Pemuda Gantung Diri Diduga Gara-gara Tak Bisa Main PUBG
Selain Malaysia, Jepang Juga Larang Masuk WNI karena Alasan Covid-19
India Gantikan Brasil Jadi Negara Kedua Paling Terdampak Covid-19

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini