Thailand Hukum Mati Warga Australia Karena Selundupkan Sabu

Kamis, 15 November 2018 14:21 Reporter : Teresa Rachel
Thailand Hukum Mati Warga Australia Karena Selundupkan Sabu Ilustrasi sabu. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Pemerintah Thailand menghukum mati seorang pria asal Perth, Australia dan istrinya yang berasal dari Thailand karena berniat menyelundupkan setengah ton sabu ke Australia.

Luke Cook (34), seorang anggota geng motor ternama di Australia 'Hells Angels' bersama istrinya Kanyarat Wechapitak (40) mencoba menyelundupkan sabu kristal senilai AUD 300 juta dolar atau sekitar Rp 3.2 triliun.

Media Australia Sydney Morning Herald hari ini melaporkan bahwa hukuman Cook dan Kanyarat diperkirakan akan mendapatkan keringanan menjadi hukuman penjara seumur hidup.

Cook dan istrinya ditangkap di bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Desember lalu atas dakwaan rencana menyelundupkan narkoba jenis sabu ke Thailand dan kemudian ke Australia pada tahun 2015 melalui jalur laut.

"Departemen Luar Negeri dan Perdagangan memberikan bantuan berupa kekonsuleran kepada warga Australia di Thailand," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Australia tanpa berkomentar lebih lanjut, seperti dilansir dari News Week, Kamis, (15/11).

Dilaporkan dari The Bangkok Post, Cook diduga membuang narkoba ke laut lepas provinsi Chonburi saat kapalnya berpapasan dengan kapal polisi Thailand yang sedang berpatroli.

Kepolisian Thailand menduga Cook memperoleh obat-obatan dari China di perairan internasional sebelum masuk ke Thailand dengan kapal persia. Cook diduga membeli narkoba pada 22 Juni 2015, dan membuangnya ke laut lepas dalam bentuk empat karung makanan hewan.

Polisi telah menyita sebagian aset Cook dan istrinya di Pattaya dan Bangkok berupa mobil mewah, sepeda motor, apartemen, dan rumah di daerah Pattaya dan Bangkok. Kepolisian juga mengatakan bahwa Cook dan istrinya menjalan bisnis sewa kapal yang disebut Global Marine Solutions.

Pada tahun 2016, Cook pernah dijatuhi hukuman karena membantu terdakwa pembunuh Antonio Bagnato melarikan diri ke Kamboja setelah kasus pembunuhan bos geng motor Hells Angels. Mayat bos geng motor Hells Angels, Wayne Schneider ditemukan di sebuah liang kubur dangkal. [ias]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini