Terdampar di pulau kosong, 3 pelaut selamat tulis 'help' pakai daun

Senin, 11 April 2016 13:23 Reporter : Ardyan Mohamad
Terdampar di pulau kosong, 3 pelaut selamat tulis 'help' pakai daun Tiga pelaut selamat usai terdampar di pulau kosong. ©2016 Merdeka.com/Reuters

Merdeka.com - Nasib tiga pelaut asal Kepulauan Pulap, Federasi Mikronesia, ini sangat mujur. Pekan lalu, akibat badai yang mengaramkan kapal mereka, ketiga orang itu terdampar di Pulau Fanadik.

Pulau ini tidak berpenghuni serta terasing di tengah Samudra Pasifik. Situs metro.co.uk melaporkan, Senin (11/4), ketiganya enggan patah arang walau sudah terdampar tiga hari tanpa kepastian. Mereka lalu menuliskan kata-kata 'help' di pasir pantai berukuran raksasa memakai daun pohon kelapa.

Ternyata, upaya semacam itu bisa berhasil di dunia nyata, tidak hanya di film-film saja. Kata 'help' ini terbaca oleh pilot pesawat pemantau Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy). Upaya penyelamatan kemudian dilakukan bersama kapal penjaga pantai (Coast Guard). Keluarga sudah menghubungi otoritas terkait sejak ketiganya tak kunjung pulang dalam pelayaran yang seharusnya cuma makan waktu sehari itu.

"Upaya bersama melibatkan banyak pihak ini berhasil menyelamatkan ketiga pelaut itu dari kawasan terpencil di Pasifik," kata Melissa McKenzie, juru bicara Coast Guard.

Tiga pelaut selamat usai terdampar di pulau kosong Pasifik (c) 2016 Merdeka.com/Reuters

Ketiga orang tak disebut detail identitasnya itu hendak berlayar ke Kepulauan Weno dari tempat tinggal mereka di Pulap. Nahas, badai membuat kapal mereka karam.

Ketiganya memakai baju pelampung, memanfaatkan sekoci, lalu akhirnya mencoba bertahan hidup di Fanadik.

"Kemampuan ketiga orang itu untuk bertahan dalam situasi bahaya juga harus kita apresiasi," kata McKenzie.

Insiden semacam ini sering terjadi di kawasan Pasifik, dua pekan terakhir saja ada 15 nelayan yang terdampar lalu dijemput tim SAR. Namun baru sekarang para pelaut itu berhasil selamat setelah membuat tanda 'help' di tepi pantai. [ard]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini