Tenyata Kakek Palestina yang Tewas Setelah Diserang Tentara Israel adalah Warga AS

Jumat, 14 Januari 2022 13:59 Reporter : Hari Ariyanti
Tenyata Kakek Palestina yang Tewas Setelah Diserang Tentara Israel adalah Warga AS Tentara Israel melakukan operasi pencarian di desa Madama, Tepi Barat utara. ©AFP

Merdeka.com - Seorang pria lansia Palestina yang meninggal setelah ditangkap dan diserang tentara Israel adalah warga negara Amerika Serikat (AS). Kakek berusia 80 tahun ini temukan meninggal setelah ditangkap dan diborgol selama penggerebekan tentara Israel di sebuah desa di wilayah Tepi Barat yang diduduki.

Departemen Luar Negeri AS menyampaikan, Omar Abdulmajeed Asaad adalah warga negara AS dan pihaknya telah meminta klarifikasi dari Israel terkait insiden tersebut.

Jasadnya ditemukan di Jiljilya pada dini hari dengan borgol plastik masih terikat di pergelangan tangannya.

Militer Israel mengatakan pihaknya melaksanakan operasi pada malam hari di desa itu dan seorang warga Palestina ditangkap setelah menolak pemeriksaan. Pihak Israel mengklaim kakek itu masih hidup ketika para tentara melepaskannya.

"Divisi Penyelidikan Kriminal Kepolisian Militer sedang mengkaji insiden itu, pada akhirnya temuan akan disampaikan ke Korps Advokat Jenderal Militer," jelasnya dalam sebuah pernyataan, dikutip dari laman Al Arabiya, Jumat (14/1).

Asaad adalah bekas penduduk Milwaukee, Wisconsin yang tinggal di AS selama puluhan tahun dan kembali ke Tepi Barat 10 tahun lalu, kata saudaranya kepada Reuters.

"Kami mendukung penyelidikan menyeluruh terkait masalah tersebut," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price.

Price mengatakan, Departemen Luar Negeri AS telah menyampaikan ungkapan belasungkawa kepada keluarga kakek tersebut dan menawarkan bantuan kekonsuleran.

Keluarga Asaad menunda pemakaman sampai Kamis untuk dilakukan pemeriksaan post-mortem. Islam Abu Zaher, seorang dokter lokal yang mengatakan dia telah mencoba menyadarkan Asaad tetapi tidak menemukan denyut nadi, mengatakan tidak ada tanda-tanda cedera yang jelas dan penyebab kematiannya tidak jelas.

"Kemungkinan dia mengalami serangan jantung atau kepanikan," jelas Abu Zaher kepada Reuters, menggarisbawahi bahwa Asaad sebelumnya pernah menjalani operasi pembukaan jantung dan kateterisasi jantung.

"Kita perlu melakukan otopsi," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Ketua dewan desa Jiljilya, Fouad Qattoum menyampaikan, Asaad saat itu sedang pulang ke rumahnya setelah mengunjungi kerabatnya ketika tentara Israel menghentikan mobilnya, memborgol dan menutup matanya juga membawanya ke sebuah bangunan yang masih dalam tahap pembangunan.

Seorang penduduk desa lainnya mengatakan dia melihat tentara Israel membawa Asaad sekitar pukul 03.00 dini hari.

Jasad Asaad ditemukan lebih dari satu jam kemudian, menurut pedagang sayur Mamdouh Elaboud, yang juga mengatakan dia ditangkap tentara Israel selama 20 menit dan kemudian dibebaskan.

"Setelah para tentara pergi, kami melihat ada seseorang di tanah," kata Elaboud (55) kepada Reuters.

"Dia tertelungkup di tanah dan ketika kami membaliknya kami menemukan seorang pria lansia itu tidak memiliki tanda kehidupan."

Dalam unggahan Facebook, Perdana Menteri Palestina, Mohammad Shtayyeh menyalahkan pasukan Israel atas kematian kakek tersebut dan menyebutknya sebuah kejahatan.

Juru bicara militer Israel, Letkol Amnon Shefler mengatakan militer "akan menyelidikan kejadian ini secara menyeluruh dan profesional, sejalan dengan nilai-nilai dan protokol kami."

Baca juga:
Seorang Kakek Palestina Meninggal Setelah Diserang Tentara Israel
Dubes Cerita Kehidupan Damai Umat Islam-Kristen-Yahudi di Palestina
VIDEO: Suasana Jalur Gaza Diserang Roket Israel, Awal Tahun Mencekam di Palestina
Emma Watson Unggah Pesan Dukungan Bagi Palestina di Instagram
Israel Perintahkan Pembongkaran Bangunan dan Masjid Palestina di Tepi Barat
Ngeri! WN Palestina Bajak Mobil Lalu Tabrak Gerbang saat Kabur dari Rudenim

[pan]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini