Tentara Rusia Akui Bunuh Warga Sipil di Ukraina dalam Sidang Kejahatan Perang

Kamis, 19 Mei 2022 11:11 Reporter : Hari Ariyanti
Tentara Rusia Akui Bunuh Warga Sipil di Ukraina dalam Sidang Kejahatan Perang Vadim Shishimarin (21), komandan tank Angkatan Bersenjata Rusia. ©Reuters

Merdeka.com - Seorang tentara Rusia, Vadim Shishimarin (21) mengaku bersalah telah membunuh seorang warga sipil Ukraina tak bersenjata. Pengakuan itu disampaikan dalam sidang kejahatan perang di Ukraina yang digelar pertama kali sejak perang pecah pada 24 Februari.

Shishimarin mengaku menembak seorang pria 62 tahun beberapa hari setelah invasi Rusia dimulai. Dia terancam hukuman penjara seumur hidup.

Dikutip dari BBC, Kamis (19/5), Shishimarin memasuki ruang sidang di Kiev dengan tangan terborgol dan dikelilingi pasukan pengaman bersenjata. Dia terlihat gugup dan tetap menunduk.

Kateryna, istri pria lansia yang dia bunuh duduk tak jauh darinya. Kateryna mengusap air matanya ketika tentara Rusia itu memasuki ruang sidang.

"Apakah Anda mengakui kesalahan Anda?" tanya hakim.

"Ya," jawab Shishimarin.

Jaksa penuntut mengatakan Shishimairn mengomandoi sebuah unit divisi tank ketika konvoinya diserang. Dia dan empat tentara lainnya mencuri sebuah mobil, dan saat mereka menuju daerah dekat Chupakhivka, mereka bertemu Oleksandr Shelipov (61) yang sedang bersepeda.

Shishimarin lalu diperintahkan membunuh warga sipil tersebut dan dia menembak pria malang tersebut menggunakan senapan serbu Kalashnikov.

Kremlin menyatakan tidak diinformasikan terkait kasus ini.

Sidang akan kembali digelar pada Kamis ini.

Ukraina sejauh ini mengidentifikasi sekitar 10.000 dugaan kejahatan perang yang dilakukan Rusia. Moskow membantah pasukannya menargetkan warga sipil, tapi para penyidik telah mengumpulkan bukti terkait dugaan kejahatan perang untuk dibawa ke pengadilan Mahkamah Internasional di Den Haag, Belanda.

Mahkamah Internasional mengirim 42 tim penyelidik, pakar forensik, dan staf pendukung ke Ukraina. Ukraina telah membentuk tim untuk mengamankan barang bukti.

[pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini