Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tentara Israel Luncurkan Operasi Militer di Jalur Gaza

Tentara Israel Luncurkan Operasi Militer di Jalur Gaza serangan israel ke gaza. ©2021 REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa

Merdeka.com - Pesawat tempur Israel dan pasukan di darat meluncurkan serangan di Jalur Gaza. Hal ini disampaikan tentara Israel dalam sebuah pesan singkat.

Penduduk di Gaza utara, dekat perbatasan Israel, menyampaikan mereka tidak melihat tanda pasukan darat di dalam wilayah itu tapi melaporkan adanya tembakan artileri berat dan puluhan serangan udara.

Dilansir Al Arabiya, Jumat (14/5), juru bicara tentara Israel kemudian mengonfirmasi bahwa pasukan darat hanya terlibat dalam pengeboman Jalur Gaza.

Media lokal di Gaza melaporkan, lebih dari 100 serangan Israel di wilayah Jalur Gaza Utara. Lebih dari 50 orang yang terluka dibawa ke Rumah Sakit Beit Hanoun, akibat ditargetkannya wilayah Al-Baali.

Faksi-faksi di Palestina menanggapi serangan dengan mengebom Ashkelon, Ashdod, Beersheba, dan Sderot dengan lebih dari 50 roket. Israeli Army Radio mengatakan, listrik dipadamkan di beberapa area di Ashkelon menyusul serangan roket dari Gaza. Tentara Israel telah meminta penduduk perbatasan tetap di dalam tempat berlindung dari ledakan bom sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyampaikan Hamas dan organisasi lainnya “akan membayar harga mahal, dan operasi militer akan berlanjut sesuai keperluan.”

Sejumlah sumber mengonfirmasi kepada Al Arabiya, delegasi keamanan Mesir telah meninggalkan Tel Aviv menyusul peluncuran operasi militer besar Israel, menambahkan bahwa Israel telah menolak permintaan Mesir untuk gencatan senjata kemanusiaan.

Israel telah mengidentifikasi gudang senjata dan lokasi peluncuran roket serta menyusun daftar pemimpin dari Brigade al-Qassam dan Hamas untuk dijadikan target.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat merekomendasikan warganya agar mempertimbangkan kembali kunjungan ke Israel karena konflik bersenjata dan kekisruhan yang sedang berlangsung.

“Roket terus mempengaruhi sekeliling Gaza dan seluruh wilayah Israel Selatan dan Tengah, termasuk Yerusalem. Insiden kekerasan terbaru termasuk vandalisme, pelemparan batu, kendaraan terbakar, dan serangan pejalan kaki. Unjuk rasa dan kekerasan mungkin terus terjadi, beberapa dengan sedikit atau tanpa peringatan,” jelas pernyataan tersebut.

Pernyataan tersebut menambahkan, ada tanda meningkatnya unjuk rasa dan kekerasan di seluruh Israel.

Sekjen PBB, Antonio Guterres menyampaikan konflik hanya bisa meningkatkan radikalisasi dan ekstremisme di seluruh wilayah tersebut.

“Untuk menghormati semangat Idulfitri, saya memohon de-eskalasi segera dan penghentian pertempuran di Gaza dan Israel. Begitu banyak warga sipil yang telah meninggal,” ujarnya di Twitter.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP