Breaking News

Tembak menembak terjadi di utara Paris, polisi terluka

Rabu, 18 November 2015 12:14 Reporter : Ardyan Mohamad
Tembak menembak terjadi di utara Paris, polisi terluka Kontak senjata polisi Prancis dan teroris di Kota St.Denis. ©2015 Merdeka.com/Djamel Mazi/Twitter

Merdeka.com - Tembak menembak terjadi di Kota St. Denis, Prancis, sejak pukul 04.30 pagi waktu setempat hari ini, Rabu (18/11). Nyaris dua jam, hingga berita ini dilansir, kontak senjata belum berakhir.

Kantor berita AFP memastikan beberapa polisi terluka dalam operasi penyergapan itu. Diduga kuat, tersangka yang disudutkan oleh polisi, lalu balas menyerang, adalah salah satu tersangka teror Paris.

Kemungkinan tersangka yang sedang terpojok ini adalah Salah Abeslam, pemasok bom para teroris akhir pekan lalu, atau justru sosok pelaku kesembilan. Selama ini, polisi mengira penyerang Paris hanya delapan simpatisan ISIS. Dari rekaman CCTV, terlihat bahwa ada satu orang lagi ikut serta walau perannya belum jelas, seperti dilansir the Guardian. Alhasil, ada dua buronan yang kini dicari seantero Eropa.

Warga Kota St.Denis, hanya berjarak 1 jam di utara Paris, sekarang diminta tidak keluar rumah dan menjauhi jendela. "Tembak menembak sampai sekarang belum berakhir, saya masih bisa mendengarnya," kata Wali Kota St.Denis Didier Paillard.

Polisi Prancis mengerahkan helikopter memantau lokasi penyergapan itu, yang berada di dekat Gereja Basilika St. Denis. Ambulans disiagakan di lokasi, beberapa kali terlihat hilir mudik.

Sumber di kepolisian membenarkan operasi tim SWAT menyasar satu dari dua tersangka pelaku teror Paris yang diburu. Wartawan setempat, Djamil Mazi, mengatakan barikade polisi sudah terbentuk membentengi sebuah apartemen. [ard]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini