Taliban Kuasai Jalalabad Tanpa Pertempuran, Tinggal Kabul Masih Dikuasai Pemerintah

Minggu, 15 Agustus 2021 12:18 Reporter : Pandasurya Wijaya
Taliban Kuasai Jalalabad Tanpa Pertempuran, Tinggal Kabul Masih Dikuasai Pemerintah Situasi Kota Ghazni yang berhasil direbut Taliban. ©AFP

Merdeka.com - Kelompok militan Taliban menguasai Kota Jalalabad tanpa pertempuran, kata pejabat Afghanistan dan seorang penduduk. Dengan demikian hanya tinggal Ibu Kota Kabul sebagai kota besar yang masih dikuasai pemerintah.

Jalalabad yang menjadi kota kunci di sebelah timur Afghanistan sekaligus Ibu Kota Provinsi Nangarhar jatuh ke tangan Taliban pada Minggu pagi. Sebelumnya Taliban juga merebut kota utama di sebelah utara, Mazar al-Sharif.

Kelompok Taliban pada Minggu pagi mengunggah foto mereka sedang berada di kantor gubernur di Jalalabad.

"Kami terbangun pagi ini dan ada banyak bendera putih tanda menyerah kepada Taliban di segala penjuru kota," ujar seorang warga bernama Ahmad Wali, membenarkan klain Taliban, seperti dilansir laman Aljazeera, Minggu (15/8). "Mereka masuk ke kota tanpa pertempuran," kata dia kepada kantor berita AFP.

Abrarullah Murad, anggota parlemen dari provinsi itu mengatakan kepada the Associated Press, Taiban merebut Jalalabad setelah para tokoh masyarakat bernegosiasi.

Pejabat Afghanistan di Jalalabad mengatakan kepada Reuters, tidak ada pertempuran di kota itu karena "gubernur sudah menyerah kepada Taliban."

"Membiarkan Taliban masuk adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan warga sipil," kata dia.

Seorang pejabat keamanan asing membenarkan jatuhnya Jalalabad ke tangan Taliban dan mengatakan kelompok militan itu kini menguasai jalanan yang menghubungkan Afghanistan dengan Pakistan.

Baca juga:
Situasi Afghanistan Memburuk, Denmark dan Norwegia Tutup Kedutaan
Donald Trump Salahkan Joe Biden Atas Serangan Taliban Terbaru di Afghanistan
AS Kirim Pasukan untuk Bantu Evakuasi Staf Kedutaan di Kabul Afghanistan
Kepala Angkatan Darat Afghanistan Dicopot Setelah Taliban Rebut 10 Ibu Kota Provinsi
Intelijen AS Peringatkan Kabul Bisa Jatuh ke Tangan Taliban dalam Waktu 90 Hari
Taliban Bantah Bunuh Warga Sipil, Desak Penyelidikan Independen
Membandingkan Kekuatan Pasukan Afghanistan dan Taliban, Siapa yang Lebih Unggul?

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini