Taiwan Imbau Warganya Tak ke Hong Kong Setelah Undang-Undang Keamanan Diberlakukan

Jumat, 3 Juli 2020 09:17 Reporter : Pandasurya Wijaya
Taiwan Imbau Warganya Tak ke Hong Kong Setelah Undang-Undang Keamanan Diberlakukan Polisi Hong Kong tangkap demonstran di bawah UU baru. ©DALE DE LA REY/AFP

Merdeka.com - Seorang pejabat otoritas di Taiwan, Kamis, mengimbau warga untuk menghindari perjalanan tidak penting dan transit ke Hong Kong, Makau, serta China daratan setelah Undang-Undang Keamanan baru diberlakukan di kota bekas koloni Inggris tersebut.

Undang-undang rancangan parlemen China itu telah berlaku di Kota Hong Kong. Beleid tersebut menyasar perbuatan pidana seperti makar, subversi, terorisme dan kolusi dengan angkatan bersenjata asing, dengan ancaman penjara seumur hidup.

Pemberlakuan UU itu dikecam oleh Taiwan, wilayah yang diklaim oleh China sebagai bagian dari negaranya. Gerakan antipemerintah di Hong Kong turut mendapat dukungan dari Taiwan, wilayah otonom yang menganut sistem demokrasi, demikian seperti dilansir Antara mengutip Reuters, Kamis (2/7).

Wakil Kepala Urusan China Daratan di Taiwan, Chiu Chui-Cheng mengatakan undang-undang itu merupakan "aturan paling memalukan dalam sejarah", mengingat jangkauannya yang menyasar ke nyaris seluruh kalangan.

"Warga Taiwan sebaiknya menghindari perjalanan tidak penting atau transit via Hong Kong, Makau, dan (China) daratan," kata dia saat diwawancarai wartawan di Taipei.

Beijing menyangkal pihaknya mengekang kebebasan di Hong Kong.

Baca Selanjutnya: Chiu mengatakan kantor perwakilan Taiwan...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Hong Kong
  3. Taiwan
  4. China
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini