Survei: 71 Persen Rakyat AS Sebut Trump Bertanggung Jawab Atas Kerusuhan Capitol

Minggu, 14 Februari 2021 13:49 Reporter : Pandasurya Wijaya
Survei: 71 Persen Rakyat AS Sebut Trump Bertanggung Jawab Atas Kerusuhan Capitol Kerusuhan di Gedung Capitol AS. ©2021 Ribuan pendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerang gedung parlemen, US Capi

Merdeka.com - Survei yang diadakan Ipsos untuk kantor berita Reuters menyatakan 71 persen rakyat Amerika Serikat, termasuk separuh dari pendukung Partai Republik meyakini mantan Presiden Donald Trump setidaknya bertanggung jawab memicu kerusuhan di Gedung Capitol Washington pada 6 Januari lalu.

Meski begitu, jajak pendapat yang dirilis Sabtu kemarin memperlihatkan hanya sebagian dari rakyat AS yang berpendapat Trump layak disebut menghasut pemberontakan seperti yang diajukan DPR dalam proses pemakzulan di Senat. Sebagian rakyat AS juga menghendaki Trump tidak memegang jabatan publik.

Survei yang mencakup 998 orang dewasa ini memperlihatkan bagaimana reaksi rakyat AS atas keterlibatan Trump dalam insiden 6 Januari itu.

Ketika ditanya apa pendapat mereka tentang peran Trump dalam kejadian itu, sebanyak 30 persen rakyat AS menganggap Trump bertanggung jawab karena memicu kekerasan antara polisi dan pendukungnya di Gedung Capitol.

Sebanyak 25 persen responden mengatakan Trump bertanggung jawab penuh, 16 persen menilai dia hanya separuh bertanggung jawab, dan 29 persen menganggap Trump tidak perlu bertanggung jawab atas kerusuhan yang menewaskan lima orang itu.

Sebagian besar pendukung Demokrat memang menyalahkan Trump atas peristiwa itu dan hampir separuh pendukung Republik sepakat Trump setidaknya "sedikit" bertanggung jawab.

Namun ketika ditanya apa yang seharusnya Senat lakukan, sebagian kecil responden, termasuk sebagian pendukung Demokrat dan Republik, menilai mereka sepakat mendakwa Trump melakukan pemberontakan.

Sebanyak 50 persen responden mengatakan mereka akan mendakwa Trump jika diminta memberikan suara dan 38 persen berikutnya menganggap Trump tidak perlu didakwa dan 12 persen lagi tidak menjawab.

Sementara itu 53 persen responden menganggap Trump harus dilarang memegang jabatan publik dan 39 persen lainnya membolehkan.

Survei Ipsos ini digelar dalam bahasa Inggris di seluruh AS dengan memberikan pertanyakan kepada 998 orang dewasa berusia 18 hingga 65 tahun. [pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini