Sidang Parlemen India Dipersingkat karena 30 Anggota Positif Covid-19

Minggu, 20 September 2020 17:23 Reporter : Pandasurya Wijaya
Sidang Parlemen India Dipersingkat karena 30 Anggota Positif Covid-19 Aktivitas Warga India di Tengah Wabah Covid-19. ©2020 AFP/PRAKASH SINGH

Merdeka.com - Rangkaian sidang parlemen India yang dimulai pekan ini kemungkinan akan dipersingkat setelah 30 anggota parlemen diketahui terinfeksi virus corona, kata dua pejabat senior parlemen. Kasus COVID-19 di negara itu meningkat menjadi 5,3 juta.

Parlemen India bertemu, untuk pertama kalinya setelah enam bulan, pada 14 September dan akan bertugas hingga 1 Oktober.

Namun, dua pejabat parlemen mengatakan masa sidang parlemen kemungkinan dikurangi satu pekan.

"Sejak dimulainya sidang, jumlah kasus positif telah meningkat sehingga pemerintah berpikir untuk mempersingkat rangkaian sidang," kata salah satu dari dua pejabat, yang terlibat dalam fungsi proses parlemen, seperti dikutip Antara, Sabtu (19/9).

Pemerintah India juga telah mengamanatkan tes harian bagi jurnalis yang memasuki gedung parlemen untuk meliput sidang mulai Sabtu.

Namun, sekretariat parlemen tingkat tinggi dan rendah belum menanggapi permintaan komentar terkait pengurangan waktu sidang parlemen.

2 dari 2 halaman

India, yang melaporkan 93.337 kasus baru COVID-19 dalam 24 jam terakhir, telah mencatat beban kasus harian tertinggi di dunia sejak awal Agustus, menurut hitungan Reuters.

India menjadi negara terparah kedua di dunia, setelah Amerika Serikat, yang mengalami pandemi virus corona jenis baru dengan total kasus infeksi virus corona tercatat 5,3 juta.

Virus itu menewaskan 1.247 orang di India dalam 24 jam terakhir, menjadikan total korban jiwa akibat COVID-19 menjadi 85.619, berdasarkan data pemerintah pada Sabtu.

Di antara para pembuat kebijakan yang telah terinfeksi COVID-19 adalah Nitin Gadkari, menteri transportasi dan UMKM pada kabinet Perdana Menteri Narendra Modi.

Pada Rabu (16/9), pemerintah federal India memerintahkan negara-negara bagian untuk tidak menimbun pasokan oksigen dan agar mengizinkan pergerakan bebas untuk mengatasi peningkatan jumlah kasus COVID-19. [pan]

Baca juga:
India Tegaskan Tak Ada Kekuatan di Bumi Dapat Hentikan Tentaranya Patroli di Ladakh
Kemlu Pulangkan 122 WNI Jemaah Tabligh dari India, 237 Masih Tertahan
Rekor Lonjakan Infeksi Covid-19, India Laporkan 97.894 Kasus dalam Sehari
Bersitegang dengan India, China Kerahkan 10.000 Pasukan Tambahan di Perbatasan Ladakh
Kasus Positif Covid-19 di India Tembus 5 Juta, Rumah Sakit Rebutan Oksigen
Rusia Sepakati Penjualan 100 Juta Dosis Vaksin Covid-19 untuk India

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini