Siasat Australia perbaiki hubungan dengan RI usai eksekusi Bali Nine

Jumat, 7 Agustus 2015 07:07 Reporter : Muhammad Radityo
Siasat Australia perbaiki hubungan dengan RI usai eksekusi Bali Nine Menlu Retno temui Julie Bishop. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Hubungan bilateral Indonesia dan Australia yang sebelumnya sempat memanas akibat dua kasus menghebohkan, eksekusi terpidana mati 'Bali Nine' dan kasus suap kepada kapten serta 5 ABK sebesar ASD 5 ribu (Rp 66,5 juta) terkait 65 orang pencari suaka, kini memasuki babak baru.

Hal ini diperlihatkan oleh menteri luar negeri kedua negara, yang pertama kali bertemu pada sela-sela perhelatan Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN (AMM) di Kuala Lumpur, Rabu (5/8) malam waktu setempat.

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno L.P Marsudi dan Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop dengan kompak memberikan penjelasan bila keadaan bilateral antara dua negara ini baik-baik saja, terlepas dua kasus panas tersebut.

"Hubungan kami (Indonesia-Australia) selalu kuat, kami sudah menghadapi tantangan dari waktu ke waktu," ujar Bishop seperti dilansir dari Sydney Morning Herald.

Tak kalah menarik:

Ini alasan polisi wajibkan pemotor nyalakan lampu saat siang hari

Kisah ironi Amin, mantan atlet nasional jadi gelandangan di Bandung

5 Pembunuhan wanita cantik gegerkan Indonesia

Unik, di sini kamu bisa makan indomie persis foto di bungkusnya

Sementara itu Menlu Retno juga menuturkan pertemuan yang dilakukan dengan Bishop amat produktif untuk memperkuat hubungan bilateral.

"Kita mulai dengan people to people contact. Tadi disebutkan kita akan mulai lagi Australia-Indonesia dialog, kemudian masih dalam people to people contact kita ingin tingkatkan kerja sama di bidang pendidikan," jelas Menlu Retno.

Dia juga menambahkan, Indonesia dan Australia segera akan menjalin sebuah hubungan baru di bidang bisnis, terlepas kerja sama dalam bidang pendidikan.

Diketahui nantinya akan ada agenda setiap bulannya untuk para menteri Negeri Kanguru itu singgah ke Indonesia secara bergantian hingga akhir tahun.

Selain itu, Negeri Kanguru itu berencana akan membangun sebuah konsulat jenderalnya di Makassar.

Australia menyatakan rencana ini sudah secara resmi disampaikan ke pemerintah Indonesia melalui surat beberapa bulan lalu.

"Australia berencana membuka konsulat jenderal di Makassar," ujar Bishop seperti dikutip dari akun resmi Twitter Kementerian Luar Negeri Indonesia, @Portal_Kemlu_RI, Kamis (5/8).

Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson diketahui pula telah melakukan pertemuan dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago terkait agenda ini.

"Tidak hanya terfokus pada bisnis, namun mencakup perkembangan infrastruktur Indonesia bagian Timur," sebut Dubes Paul, seperti dikutip situs resmi Bappenas.

Dubes Paul beralasan dibangunnya Konjen Australia di Makassar adalah sebagai salah satu bentuk kerja sama untuk membantu mengentaskan wilayah tertinggal di Indonesia.

Mengenai Bali Nine lainnya:

Julie Bishop'])" href="http://www.merdeka.com/dunia/hubungan-membaik-menlu-retno-temui-menlu-australia-julie-bishop.html" target="_blank">Hubungan membaik, Menlu Retno temui Menlu Australia Julie Bishop

Media Australia sempat menghujat TNI di lomba tembak AASAM 2015

Duo Bali Nine dieksekusi mati, jumlah turis Australia ke RI turun

4 teror pembela Bali Nine kepada WNI di Australia

Pendukung Bali Nine tak move on, 3 KJRI diancam bubuk putih

Warga Indonesia di Australia diancam disiram air keras [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini