Setelah Dimakzulkan DPR AS, Ini Tahapan Selanjutnya untuk Melengserkan Trump

Kamis, 14 Januari 2021 10:07 Reporter : Hari Ariyanti
Setelah Dimakzulkan DPR AS, Ini Tahapan Selanjutnya untuk Melengserkan Trump Donald Trump. ©2019 REUTERS

Merdeka.com - DPR Amerika Serikat memakzulkan Presiden Donald Trump. Trump dimakzulkan dua kali selama menjabat dan merupakan pertama dalam sejarah seorang Presiden AS dimakzulkan dua kali.

Kali ini Trump dimakzulkan karena memicu kerusuhan di Gedung Parlemen AS atau US Capitol pekan lalu. Para pendukungnya menyerbu Capitol setelah dia berulang kali menuding telah terjadi kecurangan pemilu. Setelah DPR menyetujui pemakzulan, proses selanjutnya akan dibawa ke sidang Senat.

Harapan para pengkritik Trump bahwa proses ini akan membuatnya segera dicopot sebelum berakhir masa jabatannya dipatahkan oleh pimpinan Senat dari Republik, Mitch McConnell. McConnell mengatakan pemeriksaan Trump tak akan dilaksanakan sampai setelah pelantikan Presiden AS terpilih, Joe Biden, pekan depan.

"Tidak ada kesempatan pemeriksaan yang adil dan serius bisa diputuskan sebelum Presiden terpilih Joe Biden disumpah pekan depan," jelasnya, dilansir The Daily Telegraph, Kamis (14/1).

Jika Trump masih menjabat, keputusan bersalah yang ditetapkan dua pertiga mayoritas diperlukan untuk mencopotnya.

Sekarang bisa diketahui dia tidak akan menghadapi persidangan Senat sampai dia diganti, perlu ada pemungutan suara Senat kedua soal apakah dia dapat mencalonkan diri lagi sebagai presiden atau tidak jika dia terbukti bersalah karena menghasut pemberontakan.

Baca Selanjutnya: Karena besarnya dampak dari serbuan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini