Setahun Pembunuhan Jamal Khashoggi, Tujuh Pertanyaan Masih Jadi Misteri

Rabu, 2 Oktober 2019 06:39 Reporter : Pandasurya Wijaya
Setahun Pembunuhan Jamal Khashoggi, Tujuh Pertanyaan Masih Jadi Misteri Jamal Khashoggi. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Hari ini setahun lalu pria itu turun dari mobilnya lalu berjalan melangkah masuk ke Konsulat Arab Saudi di Kota Istanbul, Turki. Di depan pintu masuk seorang petugas konsulat mengangguk menyambut kedatangannya dan mempersilakannya masuk.

Pria itu Jamal Khashoggi hendak mengambil berkas untuk melengkapi dokumen bagi kelengkapan pernikahannya. Di luar konsulat Hetice Cengiz, kekasihnya, menunggu di dalam mobil.

Rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan Khashoggi melangkah masuk disambut anggukan petugas konsulat di depan pintu menjadi gambar terakhir sosok jurnalis harian the Washington Post itu. Khashoggi tidak pernah keluar dari gedung itu. Tukang kritik Kerajaan Saudi itu dibunuh di dalam konsulat.

Dikutip dari laman Dawn, kini sudah setahun Khashoggi dibunuh tapi masih ada tujuh pertanyaan yang belum terjawab dari kasus ini.

1. Benarkah Khashoggi ingin pulang kembali ke Arab Saudi?

Khashoggi rupanya pernah menyatakan kekhawatirannya kepada seorang rekan soal ada upaya dari pemerintah Saudi yang ingin mengajaknya pulang kembali ke Saudi setelah dia tinggal di Amerika Serikat.

"Apa kau bercanda? Saya tidak percaya mereka sedikit pun," ujar Khaled Saffuri, aktivis politik kelahiran Arab-Amerika, teman Khashoggi yang menceritakan hal itu kepada The Washington Post.

2. Jika pertemuan di dalam konsulat hanyalah diskusi, mengapa 15 orang berangkat dari Saudi ke Istanbul untuk diskusi itu?

Pemerintah Saudi awalnya mengatakan pertemuan dengan Khashoggi itu sebenarnya hanya sebuah diskusi tapi kemudian terjadi cekcok dan perkelahian antara dia dan beberapa orang di dalam konsulat.

Saudi kemudian menyatakan ada 18 orang yang ditahan karena terlibat pembunuhan Khashoggi. Sementara itu pemerintah Turki menyebut ada 15 orang yang tiba di konsulat sebelum Khashoggi tiba.

Hingga kini belum jelas mengapa begitu banyak orang diperlukan untuk berdiskusi dengan Khashoggi soal kepulangannya ke Saudi.

1 dari 2 halaman

Di mana Jasad Khashoggi

3. Mengapa di antara kelompok orang Saudi itu ada seorang ahli forensik dan anggota pasukan keamanan?

Sekali lagi, jika ini hanyalah diskusi biasa, tentu tidak perlu seorang ahli forensik dan anggota pasukan keamanan negara ikut di dalamnya. Meski demikian, The Washington Post menemukan sedikitnya 12 dari anggota tim pembunuh Khashoggi itu punya kaitan dengan aparat keamanan kerajaan.

Salah satu tersangka adalah Salah Muhammad al-Tubaigy, ahli forensik yang diketahui sering melakukan otopsi dalam waktu singkat. Bruce Riedel, mantan pejabat CIA dan pengajar di Brooking yang sudah menulis sebuah buku tentang hubungan AS-Saudi mengatakan Tubaigy terlibat dalam kasus ini.

"Saya tidak bisa berpikir hal lain mengapa Anda butuh seorang ahli forensik kecuali jika Anda ingin menutupi jejak kejahatan," kata Reidel kepada Washington Post.

4. Apa yang sebetulnya terjadi di dalam konsulat?

Saudi menyebut di dalam konsulat terjadi cekcok dan perkelahian hingga berujung Khashoggi terbunuh.

Namun pemerintah Turki memiliki rekaman suara tentang apa yang terjadi di dalam konsulat pada saat itu. Dari rekaman suara yang juga berisi percakapan itu terdengar Khashoggi seperti dicekik atau dibekap hingga tewas lalu mayatnya dimutilasi.

5. Apa yang terjadi dengan jasad Khashoggi?

Meski Saudi sudah mengakui Khashoggi tewas di dalam konsulat tapi mereka tidak pernah mengungkap di mana jasad Khashoggi. Dugaan awal mengatakan jasad Khashoggi kemungkinan dibawa keluar Turki meski tim sudah dikerahkan untuk mencari hingga ke kawasan pinggiran Istanbul. Sumber dari Saudi mengatakan kepada Reuters, jasad Khashoggi kemungkinan diserahkan kepada "orang lokal".

2 dari 2 halaman

MBS Memikul Tanggung Jawab

6. Mengapa Saudi mengatakan Khashoggi sudah keluar konsulat padahal belum?

Ketika Khashoggi tidak juga keluar dari konsulat, pacarnya, Cengiz yang menunggu di luar langsung melaporkan kejadian ini. Namun pejabat Saudi awalnya berulang kali mengatakan kepada wartawan, Khashoggi sudah keluar dari konsulat dari pintu belakang tak lama setelah dia masuk dan mereka juga tidak tahu ke mana dia pergi.

Pangeran Muhammad bin Salman berulang kali mengulang kalimatnya dalam wawancara dengan Bloomber pada 5 Oktober tahun lalu: "Sepemahaman saya dia masuk dan keluar hanya beberapa menit atau sekitar satu jam. Saya tidak tahu. Kami tengah menyelidiki ini ke kementerian luar negeri untuk mengetahui apa yang terjadi saat itu."

7. Bagaimana mungkin Pangeran MBS tidak tahu soal pembunuhan ini?

Pemerintah Saudi hingga kini berkeras Pangeran MBS tidak mengetahui soal pembunuhan Khashoggi meski dia adalah seorang pucuk pimpinan pemerintahan.

"Sejumlah orang mengatakan saya seharusnya tahu soal 3 juta orang yang bekerja untuk pemerintah Saudi sehari-sehari," kata MBS dalam wawancara dengan tayangan "60 Minutes" yang disiarkan Minggu. "Tidak mungkin 3 juta orang itu semuanya mengirim laporan sehari-hari kepada pimpinan atau atas mereka di pemerintahan Saudi."

Meski begitu MBS mengatakan dia 'memikul tanggung jawab penuh' atas pembunuhan sadis jurnalis Saudi Jamal Khashoggi.

"Ini kejahatan luar biasa," kata pria berusia 34 tahun itu, seperti dilansir laman TIME, Selasa (1/10). "Tapi saya memikul tanggung jawab penuh sebagai pemimpin di Arab Saudi, terutama perbuatan ini dilakukan oleh sejumlah individu yang bekerja untuk pemerintah Saudi."

Ketika ditanya apakah dia memerintahkan pembunuhan Khashoggi yang kerap mengkritik Saudi dalam tulisan-tulisannya di harian the Washington Post, Pangeran MBS menjawab: "Tentu saja tidak."

"Pembunuhan itu adalah sebuah kesalahan," kata dia. [pan]

Baca juga:
Pangeran MBS: Saya Tidak Perintahkan Khashoggi Dibunuh
Pangeran Muhammad bin Salman Akhirnya Buka Suara Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi
Jelang Setahun Pembunuhan Khashoggi, Pangeran MBS Akhirnya Akui Bertanggung Jawab
Dokumen CIA Terbaru Ungkap Reaksi AS Setelah Pembunuhan Khashoggi
Pakar HAM PBB Kecam Amerika yang Bungkam Atas Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi
Parlemen AS Loloskan Resolusi untuk Ungkap Dalang Pembunuhan Khashoggi

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini