Separuh Pemilih di AS Nilai Donald Trump Rasial

Kamis, 1 Agustus 2019 14:08 Reporter : Hari Ariyanti
Separuh Pemilih di AS Nilai Donald Trump Rasial Presiden AS Donald Trump. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Separuh pemilih di Amerika Serikat menilai Presiden Donal Trump adalah seorang yang rasial, menurut survei terbaru pada Selasa seperti dilaporkan kantor berita Anadolu.

Berdasarkan survei yang dirilis Universitas Quinnipiac, sebanyak 51 persen warga Amerika mengatakan Trump seorang rasial, sementara 45 persen mengatakan tidak.

"Saat separuh pemilih menilai Presiden Donald Trump seorang rasis, agama menunjukkan kesenjangan yang lebih besar," kata analis survei, Mary Snow, dilansir dari laman Middle East Monitor, Kamis (1/8).

"Hanya 21 persen dari Injili kulit putih percaya bahwa Presiden itu rasis. Bandingkan dengan 63 persen pemilih yang tidak berafiliasi dengan agama yang terorganisir," lanjutnya.

Berdasarkan kebijakan imigrasi Trump, 49 persen responden mengatakan kebijakan-kebijakan Trump didasari keinginan tulus untuk mengontrol perbatasan, sementara 41 persen mengatakan kebijakan imigrasi Trump didasari pandangan rasial.

Survei diselenggarakan antara 25 dan 28 Juli dengan jumlah responden sebanyak 1.306 di seluruh negeri.

Survei ini muncul hampir dua pekan setelah Trump menyerang empat anggota kongres perempuan dari Demokrat; Alexandria Ocasio-Cortez, Ilhan Omar, Rashida Tlaib dan Ayanna Pressley – yang kemudian menimbulkan perdebatan terkait penggunaan bahasa rasial Presiden Trump.

Trump melempar bola panas pada 14 Juli melalui Twitter yang meminta empat anggota kongres kulit berwarna itu untuk kembali ke negara asal nenek moyang mereka.

"Rangkaian cuitan itu bukan rasis. Saya tidak memiliki darah daging rasis dalam tubuh saya," kata Trump saat DPR AS mengutuk ucapannya. [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini