Selipkan kata 'facebook' saat azan subuh, muazin Mesir dicopot

Selasa, 1 September 2015 16:41 Reporter : Ardyan Mohamad
Selipkan kata 'facebook' saat azan subuh, muazin Mesir dicopot Salah satu masjid di Ibu Kota Kairo. ©Reuters

Merdeka.com - Muazin bernama Mahmoud Al Mughazi memicu kontroversi di Mesir. Surat kabar Al Masry Al Youm, Selasa (1/9), melaporkan bahwa takmir Masjid Sayed Ghazi di Kota Al Dawar itu dituding memodifikasi kalimat azan subuh.

Dalam azan subuh ada satu panggilan khusus tak ada dalam empat waktu salat lainnya. Tepatnya kalimat "ash-shalaatu khairum minan-nauum", artinya salat itu lebih baik daripada tidur. Mahmoud, menurut beberapa saksi mata, beberapa kali mengganti kalimat panggilan ini menjadi "salat itu lebih baik daripada membuka facebook."

Jamaah salat subuh Masjid Sayed Ghazi jadi resah karena sang takmir seenaknya mengubah panggilan ibadah. Kementerian Agama Mesir akhir pekan lalu mencopot Mahmoud dari posisinya. Dia kini dimintai keterangan, kenapa membuat kalimat azan seenaknya sendiri.

"(Mahmoud) akan dipecat bila laporan ini terbukti," kata Juru Bicara Kementerian Agama Mohammad Abdul Razeq.

Di Mesir, muazin maupun imam masjid dipantau pemerintah. Azan nyeleneh ala Mahmoud ini, walaupun maksudnya mengingatkan jamaah agar tidak terlena main facebook sampai lupa waktu, dianggap bidah besar.

Sekadar informasi, warga Mesir memang terhitung kecanduan Facebook. Jejaring sosial itu memiliki 16 juta pengguna aktif di Negeri Piramida, salah satu yang terbesar di Timur Tengah.

Saat diwawancarai dream TV, Mahmoud membantah telah mengganti lafal azan. Dia balik menuding bahwa fitnah itu disebar anggota Ikhwanul Muslimin. Mahmoud menyatakan Masjid Sayed Ghazi hendak dikuasai kelompok politik terlarang yang masih sealiran dengan PKS di Indonesia.

"Saya tidak pernah mengucapkan lafal azan subuh seperti yang dituduhkan," tandasnya. [ard]

Topik berita Terkait:
  1. Mesir
  2. Suara Azan
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini