Selandia Baru larang penggunaan kantong plastik sekali pakai

Jumat, 10 Agustus 2018 13:33 Reporter : Ira Astiana
ilustrasi kantong plastik. ©2016 Merdeka.com/Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Selandia Baru akan menjadi negara teranyar yang melarang penggunaan tas belanja plastik sekali pakai. Aturan baru ini rencananya akan diterapkan mulai tahun depan.

Perdana Menteri Jacinda Ardern mencetuskan aturan baru ini sebagai upaya untuk mengurangi polusi dan juga mengurangi dampak buruk bagi makhluk hidup lain.

"Sebanyak ratusan juta kantong plastik sekali pakai digunakan setiap harinya. Plastik-plastik itu kemudian membawa dampak dan akhirnya membahayakan kehidupan di laut," kata Ardern, dikutip dari Channel News Asia, Jumat (10/8).

"Kita harus jauh lebih pintar dalam cara mengelola limbah, dan ini adalah awal yang baik. Kita harus meninggalkan penggunaan plastik sekali pakai sehingga bisa menjaga lingkungan dan menjaga reputasi 'bersih dan hijau' yang diperoleh Selandia Baru," tambahnya.

Ardern dan koalisinya bertekad untuk menghadapi segala tantangan yang berkaitan dengan lingkungan dan juga perubahan iklim.

"Kami ingin mengambil langkah berarti untuk mengurangi polusi plastik sehingga masalah ini tidak dirasakan oleh generasi mendatang," paparnya.

Sebagaimana diketahui, kantong plastik sekali pakai adalah barang paling umum ditemukan di pantai-pantai Selandia Baru. Selain merusak pemandangan, keberadaan sampah ini juga membunuh ekosistem alam.

Aturan baru ini tentu saja mendapat dukungan dari berbagai pihak, salah satunya adalah kelompok aktivis pecinta lingkungan Greenpeace.

"Ini bisa jadi lompatan besar dalam mengubah gelombang pencemaran plastik laut dan langkah penting dalam upaya melindungi kehidupan laut sepertu penyu dan ikan paus," kata aktivis Greenepace Oceans, Emily Hunter. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini