Sekolah di Singapura gelar nobar final Piala Dunia bagi siswa

Minggu, 13 Juli 2014 20:31 Reporter : Ardini Maharani
Sekolah di Singapura gelar nobar final Piala Dunia bagi siswa Timnas Jerman. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Remaja bernama Colin Chee bakal pergi ke sekolahnya di malam hari. Dia memakai kaos dan celana pendek hendak menginap, namun bukan untuk mendapatkan pelajaran tambahan untuk menghadapi ujian per tiga bulan melainkan sekolahnya itu menggelar nonton bareng final Piala Dunia 2014.

Sebuah layar besar telah dipersiapkan di Sekolah Katolik Bishan, Singapura. Sekolah lain pun juga menggelar acara serupa. Mereka juga punya kebijakan tidur di sekolah agar murid tak terlambat.

Kepala Sekolah Katolik Bishan Lee Boon Hak mengatakan menginap untuk menyaksikan Piala Dunia sudah mendapat persetujuan masing-masing orang tua murid. "Mereka juga telah sepakat tetap memelihara fasilitas sekolah dan tidak saling membenci jika tim favoritnya kalah. Ini mengajarkan sportifitas," ujar Boon Hak seperti dilansir situs straitsnews.com, Ahad (13/7).

Para siswa akan datang sekitar pukul 09.30 waktu setempat dan kemudian tertidur bersama. Mereka akan bangun menjelang pertandingan. Lalu lanjut istirahat sebelum akhirnya menyambut Senin dengan upacara bendera.

"Saya mendapat izin sebab nilai saya baik. Saya juga akan beristirahat cukup agar bisa bersekolah pagi harinya," ujar Colin. 

Tak hanya di pelbagai sekolah, beberapa kantor juga mempunyai kebijakan khusus bagi karyawan mereka yang hendak bergadang nonton final Piala Dunia. Mereka boleh masuk agak siang lantaran pesta olahraga ini memang luar biasa sihirnya. [din]

Topik berita Terkait:
  1. Singapura
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini