Sejumlah Pejabat Pemerintahan Trump Diam-Diam Ingin Masuk Tim Transisi Joe Biden

Kamis, 19 November 2020 13:31 Reporter : Hari Ariyanti
Sejumlah Pejabat Pemerintahan Trump Diam-Diam Ingin Masuk Tim Transisi Joe Biden aparat berjaga di depan gedung putih. ©AP

Merdeka.com - Sejumlah pejabat pemerintahan Donald Trump saat ini, serta beberapa pejabat politik yang mengundurkan diri beberapa bulan terakhir, diam-diam ingin masuk anggota tim transisi Presiden AS terpilih Joe Biden. Demikian diungkapkan sejumlah orang yang mengetahui masalah ini.

Keinginan para pejabat dan mantan pejabat Trump ini menandai bahwa mereka juga tak sepakat dengan sikap Trump yang menolak hasil pemilihan presiden dan tak mau mengaku kalah.

Administrasi Layanan Umum masih belum mengakui kemenangan Biden dan memulai transisi formal. Akibatnya, Biden dan timnya tetap tidak dapat mengakses kontak dengan agen federal, termasuk pendanaan untuk perekrutan anggota pemerintahan baru dan akses informasi rahasia intelijen. Demikian dikutip dari CNN, Kamis (19/11).

Seorang mantan pejabat Trump mengatakan kepada CNN, pihaknya menilai upaya mantan pejabat Trump ini sebagai kewajiban pada negara atas pertimbangan partisan. Sumber ini mengatakan, pembicaraan itu tidak sedetail pengarahan formal yang akan berlangsung di bawah transisi yang disetujui secara resmi, tetapi mereka setidaknya dapat membantu anggota tim transisi Biden untuk memahami masalah yang harus mereka tangani setelah menjabat.

Seorang mantan pejabat Gedung Putih lainnya yang mundur beberapa bulan lalu mengatakan, dia secara pribadi mengirim surel kepada seseorang berharap dia akan kembali dalam pemerintahan Biden dengan tugas yang sama dengan sebelumnya dan menawarkan bantuan.

Seorang pejabat pemerintah saat ini mengonfirmasi kepada CNN pada Rabu, ada pendekatan informal dari dalam pemerintahan Trump ke tim Biden.

"Tidak akan ada yang membuat kita bermasalah," kata pejabat itu.

"Hanya tawaran untuk membantu. Mereka tahu apa yang kita maksud, dan apa yang bisa dan tidak bisa kita lakukan atau katakan."

Pejabat itu mengatakan pendekatan sejumlah orang itu belum menghasilkan pembahasan yang substantif.

Seorang penasihat senior Biden mengakui adanya pendekatan dari sejumlah pejabat pemerintahan Trump, tetapi menolak mengomentari lebih jauh.

Seorang asisten Biden mengatakan pihaknya menghargai tawaran bantuan tersebut dan dalam beberapa kasus merupakan hasil dari hubungan yang sudah ada sebelumnya di bidang tertentu, tetapi menekankan hal itu tidak sekuat transisi tradisional kekuasaan.

"Ini membutuhkan lebih dari mantan pejabat yang memilih untuk melangkah maju dan membantu memastikan transisi kekuasaan berjalan mulus," jelas wakil manajer kampanye dan penasihat transisi Biden, Kate Bedingfield kepada CNN.

Baca Selanjutnya: Dilarang Berkomunikasi dengan Tim Biden...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini