SD di Inggris picu kontroversi, larang siswa muslim puasa

Senin, 15 Juni 2015 08:18 Reporter : Ardyan Mohamad
SD di Inggris picu kontroversi, larang siswa muslim puasa Sekolah muslim di London. ©2015 national post/Dave Chidley

Merdeka.com - Beberapa sekolah dasar di Ibu Kota London, inggris, melarang siswa-siswi beragama Islam menjalankan ibadah puasa ramadhan yang akan dimulai pertengahan pekan ini.

Pengelola sekolah beralasan kesehatan anak-anak muslim itu menurun selama bulan puasa. Demi kelancaran aktivitas mereka, para guru menuntut agar orang tua tidak mewajibkan peserta didik menahan lapar dan haus. Beberapa SD yang sudah mengirim surat pemberitahuan larangan berpuasa itu misalnya Barclay Primary di London Timur, Sybourn Primary, Thomas Gamuel Primary, serta Brook House Primary.

Surat kabar Telegraph melaporkan, Minggu (14/6), kebijakan ini sontak memicu kontroversi di kalangan komunitas Islam Inggris. Umat muslim mendesak pemerintah ikut campur untuk mengingatkan pengelola sekolah, bahwa puasa belum wajib bagi anak-anak. Sekalipun mereka berpuasa, orang tua yakin kegiatan mereka tidak akan terganggu.

"Surat larangan berpuasa itu jelas tindakan berlebihan. Kekhawatiran pengelola SD terhadap kesehatan peserta didik seharusnya bisa dibicarakan baik-baik dengan orang tua mereka," kata juru bicara Masyarakat Muslim Inggris (ISB) Ajmal Masroor.

Lebih dari itu, surat larangan berpuasa yang disebarkan beberapa sekolah bersamaan menciptakan kesan umat muslim memaksa anak belum dewasa berpuasa sehari penuh.

"Padahal bagi anak-anak, apalagi usia sekolah dasar, ibadah puasa itu belum wajib," tandas Masroor.

Dalam surat edaran SD Barclay yang didapatkan surat kabar the Daily Mail, disebutkan bahwa banyak peserta didik beragama Islam, jatuh sakit atau pingsan selama Ramadhan. Sekolah ini lalu menyarankan anak yang terlanjur puasa agar tidak usah sekolah. "Jika kalian ingin berpuasa, lakukan di akhir pekan saat sekolah libur," tulis edaran SD Barclay. [ard]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini