KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Satu polisi Mesir tewas saat bentrok dengan kelompok bersenjata

Kamis, 19 September 2013 15:03 Reporter : Vincent Asido Panggabean
Polisi Mesir. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Sedikitnya satu polisi Mesir terbunuh pagi tadi saat sebuah operasi digelar terhadap kelompok bersenjata di Distrik Kerdasah, di pinggiran Ibu Kota Kairo.

Pasukan keamanan terlibat baku tembak dan menembakkan gas air mata di saat mereka menyerbu wilayah itu untuk menangkap orang-orang yang dituduh telah membakar kantor polisi dan membunuh sebelas petugas keamanan pada akhir Agustus lalu, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Kamis (19/9).

Situasi di distrik Kairo telah meningkat sejak militer menggulingkan mantan Presiden Muhammad Mursi pada 3 Juli lalu. Anggota kepolisian telah dilarang untuk memasuki Kerdasah sejak saat itu.

Stasiun televisi pemerintah menyatakan satu petugas kepolisian lainnya juga terluka. Selain itu dikatakan pasukan keamanan berhasil mengambil alih kontrol atas wilayah itu dan memberlakukan jam malam.

Penggulingan Mursi dipicu oleh demonstrasi massal yang membuat timbulnya protes nasional. Bentrokan antara pihak kepolisian dan pendukung Mursi melibatkan sejumlah penyerangan pada beberapa kantor polisi, anggota polisi, dan juga beberapa gereja.

Setidaknya seribu orang tewas dalam kekerasan itu. Sebagian besar korban tewas terjadi dalam peristiwa pembubaran dua aksi duduk pendukung Mursi di sekitar Kairo pada 14 Agustus lalu. Sekitar seratus polisi juga dilaporkan tewas dalam bentrok itu.

Selain itu, hampir 2.000 pegiat dari kelompok Islam dan politisi yang dekat dengan Ikhwanul Muslimin juga ditangkap sejak penggulingan Mursi.

Kerdasah adalah kota yang terkenal karena produksi kain-kain mewah dan juga basis kuat bagi kelompok Islam. Kerdasah terletak 14 kilometer dari Kairo. [fas]

Topik berita Terkait:
  1. Mesir
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.