KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Sami Michael: Budaya Israel sama dengan Islam Fanatik

Kamis, 28 Juni 2012 19:38 Reporter : Ardini Maharani
Novelis Israel kontroversial Sami Michael. (c) Lisa Goldman/democracy-project.org.il

Merdeka.com - Penulis berdarah Israel Sami Michael mengatakan budaya bangsanya sama dengan Islam fanatik. "Keduanya menganut rasisme dan Israel bisa mengklaim negara paling rasis," kata Michael di salah satu Universitas di Tel Aviv, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Kamis (28/6).

Lelaki yang memimpin sebuah Asosiasi untuk Hak Sipil di Israel ini menambahkan rasisme dipelihara anggota parlemen dan dipicu ekstrimis keagamaan. Jumlahnya makin meningkat. Dari kanak-kanak hingga orang tua diajarkan kebencian terhadap bangsa Asing terutama Arab.

"Budaya ini sama beracun dengan Islam fanatik yang benci bangsa Israel," ujar Michael. Dia pernah menggagas berdirinya Palestina Merdeka yang berdampingan mesra dengan Israel. Dalam setiap novelnya, ia menceritakan aspirasi dan perjuangan kaum Yahudi dan Arab.

Michael menambahkan lebih dari 60 tahun sejak berdirinya Israel, keretakan bangsa Eropa dan Yahudi Mizrahi makin parah. Kesenjangan sosial dan rasisme bertambah. "Israel dalam bahaya kecuali pemimpinnya menyadari negara ini tidak terletak di Eropa tapi di Timur Tengah," tegasnya.

Dari jajak pendapat yang dilakukan BBC World Service Mei 2012, Israel berada di urutan ketiga negara dipandang negatif di dunia. 45 persen responden mengatakan kebijakan pemerintah yang rasis dan 27 persen menganggap pemerintah Zionis punya hubungan buruk dengan warga negaranya. [din]

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.