Saat ikan berenang di pusat perbelanjaan

Kamis, 26 Juni 2014 23:31 Reporter : Ardini Maharani
Saat ikan berenang di pusat perbelanjaan Ribuan ikan mas hidup di bekas pusat perbelanjaan di Thailand. dailymail.co.uk ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebuah mal di Thailand dulu dipenuhi orang-orang hendak berbelanja kini tak terurus dan telah ditutup pada 1997. Uniknya dalam mal itu kini hidup ribuan ikan mas.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Kamis (26/5), Mal New World di Ibu Kota Bangkok yang ditutup hampir dua dekade lalu dan terbakar pada 1999 menyisakan bangunan tanpa atap. Hujan turun perlahan-lahan mengisi gedung dengan air dan menyebabkan nyamuk berkembang biak. Warga lalu menaruh ikan talapia (jenis ikan mas) demi memakan jentik serangga.

Ikan berkembang sangat cepat dan segera mengisi lantai bawah mal. Mereka berenang bebas di gedung seluas 5.000 meter persegi itu. Warga sekitar pusat perbelanjaan banyak menjadikan mal itu tempat wisata. Pengunjung di Bangkok menjual makanan ikan namun mereka dilarang membuang apapun di tanah agar melindungi air dikonsumsi penduduk sehari-hari.

Seorang wisatawan bernama Jesse Rockwell sengaja bepergian ke Thailand demi mengunjungi mal itu. "Ini benar-benar mengejutkan. Jaraknya hanya tiga blok dari pusat wisata sering dikunjungi turis di Bangkok. Namun tak banyak dari mereka menyadari tempat ini," ujar Rockwell.

Rockwell mengatakan tidak mendengar suara apa pun dalam mal kecuali kecipak air dari gerakan ikan. Bahkan suara dari luar tak terdengar di bangunan itu. Di luar gedung hanya ada tulisan dilarang membuang apa pun kecuali makanan ikan demi melindungi hewan-hewan itu.

Mal New World terletak di kota tua Bangkok dan dibangun pada 1980-an. Pusat perbelanjaan itu hendak dibongkar sebab didirikan tanpa izin.   [din]

Topik berita Terkait:
  1. Thailand
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini