Ribuan Warga Israel Desak PM Netanyahu Mundur Karena Korupsi & Pandemi Covid-19

Minggu, 2 Agustus 2020 11:45 Reporter : Hari Ariyanti
Ribuan Warga Israel Desak PM Netanyahu Mundur Karena Korupsi & Pandemi Covid-19 Demo tuntut PM Israel mundur. ©Ahmad GHARABLI/AFP

Merdeka.com - Ribuan pengunjuk rasa berkumpul di luar kediaman resmi Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu dan memenuhi jalan-jalan di pusat kota Yerusalem, saat unjuk rasa menentang pemimpin Israel tersebut makin memanas.

Ribuan warga Israel turun ke jalan, mendesak Netanyahu mengundurkan diri, memprotes kegagalannya menangani krisis virus corona dan mengatakan Netanyahu tak seharusnya tetap berkuasa saat menghadapi dakwaan korupsi.

Walaupun Netanyahu mencoba meremehkan unjuk rasa tersebut, unjuk rasa yang berlangsung dua kali dalam sepekan tak menunjukkan akan terhenti. Demikian dilansir Aljazeera, Minggu (2/8).

Media Israel memperkirakan 10.000 orang berunjuk rasa di dekat kediaman Netanyahu di pusat Yerusalem. Pada Sabtu lalu, ribuan orang turun ke jalan-jalan sambil bersuara lantang.

Para demonstran mengibarkan bendera Israel dan meniup peluit. Para demonstran juga membawa poster bertuliskan "Crime Minister" dan "Bibi Go Home".

Ratusan orang bertahan di lokasi sampai tengah malam, mengabaikan imbauan polisi untuk membubarkan diri. Pasukan anti huru hara terjun ke lokasi dan membubarkan massa. Pada Minggu pagi, sejumlah demonstran yang bertahan membubarkan diri dengan damai, tapi polisi terlihat menyeret para aktivis agar menjauh dari lokasi.

1 dari 1 halaman

Bentrokan Polisi dengan Demonstran

dengan demonstran rev1

Bentrokan Polisi

Demo menentang Netanyahu merupakan unjuk rasa terbesar di Israel sejak 2011 di mana saat itu para demonstran menentang tingginya biaya hidup

Netanyahu meremehkan para demonstran dan menyebutnya sebagai "kaum kiri" dan "anarkis".

Pada Sabtu, Partai Likud yang dipimpin Netanyahu menerbitkan sebuah pernyataan yang menuduh dua stasiun televisi Israel memberi publikasi gratis dan terus menerus bagi para pengunjuk rasa.

Demonstrasi berlangsung damai, tapi belakangan muncul tanda kekerasan. Beberapa demonstran bentrok dengan polisi, menuduh mereka menggunakan kekuatan berlebih, sementara sekelompok pendukung Netanyahu yang berafiliasi dengan kelompok sayap kanan menyerang para demonstran.

Polisi Israel menangkap 20 aktivis sayap kanan dalam beberapa hari terakhir, dan polisi mengatakan mereka mewaspadai terjadinya bentrokan saat unjuk rasa. [pan]

Baca juga:
Aksi Telanjang Dada Warnai Demo Tuntut PM Israel Mundur
Demo Warga Israel Saat Menentang PM Netanyahu
Demonstran & Polisi Bentrok Jelang Sidang Kedua Kasus Korupsi PM Israel
Aksi Unjuk Rasa Warga Israel Desak PM Netanyahu Mundur
Israel Akan Bangun Permukiman Baru di Golan Dinamai

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini