RI & Australia kerja sama selamatkan kapal perang di Laut Jawa

Selasa, 14 Februari 2017 16:15 Reporter : Yulistyo Pratomo
Pertempuran Laut Jawa. ©2016 istimewa

Merdeka.com - Indonesia dan Australia menerjunkan sejumlah penyelam untuk menyelidiki kapal perang yang tenggelam di Laut Jawa selama berlangsungnya perang dunia kedua. Operasi ini akan dilakukan dua bulan mendatang untuk melindungi salah satu cagar bersejarah dari aksi pencurian.

Dilansir Reuters, Selasa (14/2), kapal jelajah milik Australia HMAS Perth ditenggelamkan armada perang Jepang 1942 di barat laut Pulau Jawa pada Pertempuran Selat Sunda. Peperangan itu menyebabkan 353 dari 681 awaknya tewas.

Dalam pertempuran yang sama, kapal perang AS USS Houston juga tenggelam di lokasi tidak terlalu jauh. Dari 1.061 awak, hanya 368 yang selamat.

"Penyelaman fisik di lokasi dilakukan bersama para arkeolog dan akan menjadi satu-satunya cara mendapatkan gambar jernih dari sisa-sia Perth," ujar Direktur Museum Kemaritiman Nasional Australia Kevin Sumption.

November lalu sejumlah penyelam telah menemukan bangkai dua kapal perang Belanda yang tenggelam dalam Pertempuran Laut Jawa, di mana Perth juga terlibat di dalamnya. Berbeda dengan sekutunya, kapal-kapal itu telah habis tak bersisa oleh para pemburu harta, yang juga mencuri sejumlah bangkai di lautan Indonesia.

"Kami sangat peduli atas apa yang terjadi di sana dan kami akan melakukan sebisanya, bekerja sama erat dengan kolega Indonesia kami, untuk mengamankan kawasan itu," ujar Sumption.

Indonesia bersama Australia dan Amerika Serikat telah meratifikasi Piagam PBB tentang Perlindungan Peninggalan Bersejarah Bawah Laut, yang disusun sejak 2001 lalu.

Penyelaman gabungan sedianya dilakukan sejak oktober lalu, namun ditunda akibat musim hujan. Meski begitu berbagai survei terus dilakukan termasuk menggunakan sonar. Hasil dari penelitian itu nantinya akan diserahkan kepada parah ahli untuk dianalisa pada Maret mendatang.

Selain kapal perang milik sekutu, laut Indonesia juga menjadi kuburan bagi armada kapal selam milik Nazi Jerman. Kapal itu diperkirakan tenggelam di Laut Jawa, di mana seluruh awaknya diperkirakan tewas di dalam bangkai kapal. [tyo]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.