Rekaman anak Netanyahu meracau soal proyek saat mabuk beredar

Selasa, 9 Januari 2018 12:34 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo
Yair Netanyahu (kanan). ©2018 AFP PHOTO/THOMAS COEX

Merdeka.com - Yair Netanyahu, anak sulung Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, membikin kejutan setelah rekaman pembicaraannya ketika sedang mabuk dan berkeliling klub tari telanjang disiarkan oleh stasiun televisi setempat. Hal itu memicu perdebatan karena di dalam rekaman suara itu Yair sempat meracau soal upaya sang ayah mengamankan kontrak proyek buat perusahaan energi Israel, Isramco, sebesar USD 20 miliar (sekitar Rp 268,6 triliun).

Dilansir dari laman The Guardian, Selasa (9/1), rekaman suara Yair itu bocor dan disiarkan oleh stasiun televisi Israel Television Channel baru-baru ini. Di dalam rekaman itu terdengar Yair yang sedang mabuk bertengkar dengan temannya, Ori Maimon, karena sang rekan tidak mau meminjamkan uang ILS 400 (sekitar Rp 1,5 juta). Saat itu Yair dan Ori dalam keadaan mabuk dari sebuah klab malam menyuguhkan tari telanjang.

"Bro, gue butuh uang. Bapak gue berhasil lolosin kontrak proyek buat bapak lo. Dia berjuang di Knesset (parlemen) buat itu bro. Bapak gue lolosin kesepakatan USD 20 miliar, masa lo enggak mau pinjamin gue 400 shekel saja?," kata Yair seperti dalam rekaman itu.

Kabarnya, peristiwa dalam rekaman itu terjadi tiga tahun lalu. Saat itu pemerintah Israel menemukan ladang gas baru diberi nama Tamar. Yang membikin ramai adalah kontroversi dalam penunjukan kontraktor buat mengeksplorasinya yang berbau politis. Akhirnya, proyek itu jatuh ke tangan Isramco, yang sebagian sahamnya adalah milik Kobi Maimon, ayah dari Ori.

Rekaman itu memantik amarah penduduk Israel karena saat ini aparat penegak hukum sedang mengusut dugaan korupsi dilakukan Netanyahu. Apalagi kabarnya saat bertandang ke kelab malam itu, Yair menggunakan kendaraan dinas sang ayah dan dikawal ajudan perdana menteri.

Kuasa hukum keluarga Netanyahu, Yosi Cohen, meminta supaya stasiun televisi Israel Television Channel berhenti memutar rekaman suara Yair. Sedangkan menurut juru bicara keluarga Netanyahu, isi pembicaraan dalam rekaman sudah usang dan tidak benar lantaran keduanya saat itu sedang mabuk berat.

Netanyahu tersangkut kasus 'File 1000' yang menyatakan dia dan istrinya menerima hadiah uang dalam jumlah banyak dari produser ternama Hollywood, Arnon Milchan, sebagai imbalan atas bantuannya selagi menjabat perdana menteri.

Ada lagi 'File 2000' atau skandal Yisrael Hayom. Dalam kasus ini Netanyahu membuat kesepakatan rahasia dengan penerbit harian 'Yedioth Ahronoth, Arnon Mozes. Dalam kesepakatan itu Yedioth setuju menyetop pemberitaan yang mengkritik kebijakan Netanyahu dan sebagai imbalannya mereka dijanjikan surat kabar saingan, 'Yisrael Hayom', akan diturunkan penjualannya.

Koran Yisrael hayom adalah milik taipan Sheldon Adelson, pengusaha pro Israel asal Amerika. Adelson adalah teman dekat Netanyahu dan sekutu kuatnya. Namun sejak muncul kasus ini, Yisrael Hayom berbalik menyerang Netanyahu.

Setelah File 1000, File 2000, masih ada lagi File 3000, yakni kasus pembelian kapal selam Jerman. Para pejabat militer yang merupakan orang dekat Netanyahu terlibat dalam pembelian kapal selam Jerman bernilai miliaran dolar Amerika. Namun pembelian itu sebetulnya tidak perlu dan dana pembelian itu mengalir secara rahasia ke sejumlah rekening pribadi. Mantan pasukan khusus Israel itu juga sudah beberapa kali diperiksa. [ary]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.