Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Profesor Universitas Australia Disandera di Papua Nugini, Uang Tebusan Diminta

Profesor Universitas Australia Disandera di Papua Nugini, Uang Tebusan Diminta james marape. ©AFP

Merdeka.com - Professor Universitas Australia menjadi sandera di pegunungan Papua Nugini. Hal itu telah dikonfirmasi oleh Perdana Menteri Papua Nugini James Marape.

Professor tersebut adalah seorang arkeolog di Universitas Australia. Ia sedang dalam kunjungan lapangan bersama beberapa mahasiswa dari kampus lokal di Papua Nugini.

Dilansir dari Reuters, Senin (20/2), dua sumber mengatakan mahasiswa tersebut juga menjadi sandera.

James Marape mengatakan polisi dan militer telah bersiaga. Pemerintah juga telah bekerjasama dengan misionaris yang berperan sebagai mediator.

“Kami ingin para penjahat itu membebaskan para sandera yang ditahan,” ujar Marape dalam siaran Televisi ABC.

“Tidak ada tempat untuk lari, tidak ada tempat untuk bersembunyi,” tambah Marape.

Identitas pria yang disandera tidak diungkapkan ke publik karena situasi yang sensitif.

Seorang sumber dari Papua Nugini mengatakan situasi saat ini adalah “momen krusial” dan mereka tidak bisa menanggapi lebih banyak. Ada keyakinan bahwa uang tebusan telah diminta.

Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia tidak memberi tanggapan atas permintaan komentar.

Reporter Magang: Yobel Nathania

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Arkeolog Temukan Patung Dewa Yunani Berusia 2.300 Tahun di Selokan Kuno, Panjangnya 2 Meter dan Masih Utuh
Arkeolog Temukan Patung Dewa Yunani Berusia 2.300 Tahun di Selokan Kuno, Panjangnya 2 Meter dan Masih Utuh

Saat ditemukan, patung ini sangat kotor dan sengaja dibuang ke selokan ribuan tahun lalu.

Baca Selengkapnya
Arkeolog Temukan 82 Pecahan Tembikar Saat Gali Timbunan Sampah, Dibuat Suku Aborigin 3.000 Tahun Lalu
Arkeolog Temukan 82 Pecahan Tembikar Saat Gali Timbunan Sampah, Dibuat Suku Aborigin 3.000 Tahun Lalu

Ini merupakan produk tembikar buatan lokal paling awal yang ditemukan di Australia sebelum kedatangan orang Eropa.

Baca Selengkapnya
Arkeolog Tak Sengaja Temukan Gua Zaman Firaun yang Tertutup Selama 3.300 Tahun, Isinya Ternyata Bikin Takjub
Arkeolog Tak Sengaja Temukan Gua Zaman Firaun yang Tertutup Selama 3.300 Tahun, Isinya Ternyata Bikin Takjub

Arkeolog Tak Sengaja Temukan Gua Zaman Firaun yang Tertutup Selama 3.300 Tahun, Isinya Ternyata Bikin Takjub

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Arkeolog Temukan Tongkat Sihir Berusia 12 Ribu Tahun di Dalam Gua di Australia, Diduga Milik Dukun buat Menyantet Musuh
Arkeolog Temukan Tongkat Sihir Berusia 12 Ribu Tahun di Dalam Gua di Australia, Diduga Milik Dukun buat Menyantet Musuh

Penemuan tongkat sihir berusia 12 ribu tahun dalam gua di Australia ungkap budaya tersembunyi di baliknya.

Baca Selengkapnya
Arkeolog Temukan Prasasti Seukuran Telapak Tangan Berusia 3.300 Tahun, Isinya Tulisan Tentang Perang Dahsyat Zaman Kuno
Arkeolog Temukan Prasasti Seukuran Telapak Tangan Berusia 3.300 Tahun, Isinya Tulisan Tentang Perang Dahsyat Zaman Kuno

Arkeolog Temukan Prasasti Seukuran Telapak Tangan Berusia 3.300 Tahun, Isinya Tulisan Tentang Perang Dahsyat Zaman Kuno

Baca Selengkapnya
Arkeolog Temukan 82 Tembikar Tertua di Australia, Dibuat Suku Aborigin Sekitar 2.900 Tahun Lalu
Arkeolog Temukan 82 Tembikar Tertua di Australia, Dibuat Suku Aborigin Sekitar 2.900 Tahun Lalu

Temuan ini mematahkan keyakinan lama yang mengatakan bahwa suku Aborigin tidak membuat tembikar.

Baca Selengkapnya
Arkeolog Temukan Lukisan dan Pahatan Purba di Gua Spanyol, Dibuat Manusia Zaman Batu
Arkeolog Temukan Lukisan dan Pahatan Purba di Gua Spanyol, Dibuat Manusia Zaman Batu

Gua ini telah menjadi subjek penelitian sejak abad ke-18.

Baca Selengkapnya
Arkeolog Temukan Kuil Berusia 4.000 Tahun Bersama Kerangka Manusia, Terkubur di Bawah Gurun Pasir
Arkeolog Temukan Kuil Berusia 4.000 Tahun Bersama Kerangka Manusia, Terkubur di Bawah Gurun Pasir

Ditemukan juga sesajen yang terbungkus kain, terkubur reruntuhan tembok kuil.

Baca Selengkapnya
Berawal dari Rasa Penasaran, Bocah Ini Bantu Arkeolog Gali Kota Romawi Kuno, Temuannya Mengejutkan
Berawal dari Rasa Penasaran, Bocah Ini Bantu Arkeolog Gali Kota Romawi Kuno, Temuannya Mengejutkan

Peran bocah ini tidak banyak diketahui sebelumnya.

Baca Selengkapnya