Pria Polandia Meninggal karena Keracunan Kafein

Rabu, 1 Juli 2020 12:07 Reporter : Hari Ariyanti
Pria Polandia Meninggal karena Keracunan Kafein Fakta kafein. © boldsky.com

Merdeka.com - Seorang pria di Inggris meninggal dunia setelah mengonsumsi banyak kafein, sebagaimana hasil pemeriksaan.

Lukasz Sandelewski (36), ditemukan tak sadarkan diri di kamarnya di sebuah rumah kontrakan di Scotney Street, Peterborough, setelah ibunya menghubungi salah satu kawannya pada 5 Desember 2019.

Dilansir dari The Independent, Rabu (1/7), kamarnya disebutkan sangat berantakan dengan banyak botol minuman kosong di lantai. Demikian disampaikan asisten koroner (pegawai yang memeriksa penyebab kematian seseorang) Cambridgeshire, Sean Horstead, namun belum jelas bagaimana dia mengonsumsi kafein.

Sandelewski, seorang tukang las dari Polandia, ditemukan memiliki konsentrasi kafein darah 282 mikrogram kafein per mililiter darah. Setiap level di atas 80 mikrogram kafein per mililiter darah bisa berakibat fatal, demikian hasil pemeriksaan di Huntingdon.

Beberapa minuman berenergi mengandung hingga 80mg kafein per 250ml produk, menurut NHS. Layanan kesehatan merekomendasikan perempuan hamil memiliki tidak lebih dari 200mg kafein sehari - setara dengan sekitar dua cangkir kopi instan.

"Lukasz Sandelewski ditemukan tewas di rumah kontrakannya. Belum jelas bagaimana atau apa tujuannya almarhum mengonsumsi kafein dalam jumlah yang sangat banyak, tapi keracunan kafein adalah penyebab kematiannya," jelas Sean Horstead dalam rekaman kesimpulan penyebab kematian.

1 dari 1 halaman

Horstead menyampaikan tak ada bukti Sandelewski ingin mengakhiri hidupnya dan tak ada catatan bunuh diri. Rekaman pembacaan hasil pemeriksaan diperdengarkan melalui Skype, disebutkan Sandelewski kembali ke rumahnya sekitar pukul 01.00 pada 5 Desember dan terdengar ngobrol lewat telepon sepanjang malam sampai pukul 07.00.

“Dia berteriak dan berbicara dengan keras. Malam berikutnya, salah satu teman serumahnya menerima pesan di Facebook dari ibu Lukasz yang meminta agar memeriksa di mana dia berada saat dia menelepon dan tidak mendapat jawaban," jelasnya.

"Teman serumahnya itu kemudian ke kamarnya dan menemukan dia ternyata sudah meninggal. Dia (temannya) menghubungi polisi." [pan]

Baca juga:
Benarkah Kopi dan Teh Bisa Buat Kita Mengalami Dehidrasi Usai Meminumnya?
Konsumsi Kopi dan Teh Malam Hari Bukan Masalah untuk Dapatkan Tidur Berkualitas
Bolehkah konsumsi antibiotik bersama kopi dan makanan pedas?
Bila mengalami hal-hal berikut ini, jangan minum kopi dulu

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Inggris
  3. Kafein
  4. Polandia
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini