Pria ini bunuh ayahnya karena tidak dibelikan makanan cepat saji

Sabtu, 28 November 2015 15:24 Reporter : Pandasurya Wijaya
Pria ini bunuh ayahnya karena tidak dibelikan makanan cepat saji Ronald Pritchett. ©istimewa

Merdeka.com - Polisi negara Bagian Louisiana, Amerika Serikat mengatakan Ronald Pritchett, 32 tahun, dituntut setelah membunuh ayahnya dan menikam ibunya karena kedua orangtuanya itu membeli makanan cepat saji tapi tidak membelikannya.

Juru bicara polisi John Fortunato mengatakan pria asal Purvis, Mississippi itu menghadapi tuntutan pembunuhan tingkat dua.

Percival Pritchett, 58 tahun, dan istrinya Renitta, 57 tahun, ditikam Rabu lalu di rumah mereka di Gretna. Renita kemudian dirawat di rumah sakit dan kini sudah dibolehkan pulang, seperti dilansir situ Huffington Post, Sabtu (28/11).

Pritchett kemudian dibekuk Kamis lalu di rumah kerabatnya di dekat kota Purvis.

Polisi mengatakan petugas memeriksa sejumlah rumah kerabat Pritchett sebelum akhirnya menemukan mobil di rumah salah satu dari kerabatnya.

Setelah mengamankan sekitar rumah, polisi kemudian mengepung bangunan itu.

Awalnya Pritchett tidak mau keluar lalu polisi mengerahkan anjing pelacak. Dia kemudian mengalami luka ringan digigit anjing itu dan dijebloskan ke penjara di Lamar County.

Kerabat mengatakan kepada polisi, Pritchett marah karena tidak dibelikan makanan lalu mengambil pisau dan naik ke lantai atas untuk memburu kedua orangtuanya.

Mereka kemudian mengunci pintu kamar tapi Pritchet berhasil menendangnya dan menikam mereka beberapa kali di kepala dan dada. [pan]

Topik berita Terkait:
  1. Amerika Serikat
  2. Pembunuhan
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini