Pria India Didakwa Usai Minta Tolong Oksigen Di Twitter untuk Kakeknya yang Sekarat

Kamis, 29 April 2021 12:11 Reporter : Hari Ariyanti
Pria India Didakwa Usai Minta Tolong Oksigen Di Twitter untuk Kakeknya yang Sekarat Pasien Covid-19 di India dirawat dalam bajaj. ©REUTERS/Amit Dave

Merdeka.com - Polisi di India mendakwa seorang pria yang menggunakan Twitter untuk menemukan oksigen untuk kakeknya yang sekarat. Pihak berwenang di negara bagian Uttar Pradesh mendakwa Shashank Yadav dengan kasus menyebarkan rumor kekurangan oksigen “dengan maksud menyebabkan ketakutan atau peringatan”.

Yadav, yang tidak menyebut Covid dalam kicauan singkatnya, terancam dipenjara. Demikian dilansir BBC, Kamis (29/4).

Uttar Pradesh salah satu negara bagian yang paling parah dihantam gelombang kedua wabah virus corona. Kepala menterinya, Yogi Adityanath, dituding meremehkan keparahan krisis ini.

Awal pekan ini, Adityanath, koalisi sayap kanan Perdana Menteri Narendra Modi, meminta agar properti siapa pun yang menyebarkan desas-desus dan propaganda disita.

Dia juga mengklaim tidak ada rumah sakit di wilayahnya yang kekurangan oksigen, walaupun kondisi di fasilitas kesehatan yang kewalahan menangani pasien banyak dilaporkan.

Petugas kepolisian di kota Amethi mengklaim “kicauan palsu” Yadav membuat banyak orang lain membuat tuduhan terhadap pemerintah, dan mereka menerapkan dakwaan pidana kepadanya pada Selasa malam.

“Shashank Yadav didakwa karena menyebarkan informasi menyesatkan,” jelas petugas polisi senior Amethi, Arpit Kapoor, seperti yang dilaporkan Indian Express.

Para pengkritik mengatakan langkah aparat itu menggambarkan merosotonya kebebasan sipil dan kebebasan berbicara selama beberapa tahun terakhir.

Baca Selanjutnya: Pada Senin Yadav (26) mengunggah...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini