Presiden terpilih Filipina berjanji tembak mati semua penjahat

Senin, 16 Mei 2016 13:37 Reporter : Muhammad Radityo
Presiden terpilih Filipina berjanji tembak mati semua penjahat rodrigo duterte. ©sunstar.com

Merdeka.com - Presiden terpilih Filipina, Rodgrigo Duterte berjanji untuk memperkenalkan kembali hukuman kerasnya dan izin kepada pasukan keamanan untuk "tembak mati" dalam memberantas kejahatan. Dalam konferensi pers pertamanya sejak menang pemilihan presiden 9 Mei kemarin.

"Apa yang bisa saya lakukan adalah mendesak Kongres untuk mengkaji ulang hukuman mati dengan hukum gantung," kata Duterte kemarin di Davao, dikutip Channel News Asia, Senin (16/5).

Dia juga mengatakan ingin memberi pasukan keamanan kebijakan untuk "tembak mati" kepada organisasi kriminal atau mereka yang melakukan pemberontakan saat diamankan.

"Jika memberontak, menunjukkan perlawanan dengan kekerasan, perintah saya kepada polisi untuk tembak mati, tembak mati organisasi kriminal, anda dengar itu? tembak mati semua organisasi kejahatan," tegas Duterte.

Sebelum menjabat menjadi presiden, Duterte adalah walk kota Davao City, Pulau Mindanao, di selatan Filipina. Dia dijuluki 'the Punisher' karena kebijakannya yang melegalkan sekaligus mendorong pembunuhan anggota geng kriminal ataupun bandar narkoba.

[ard]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini