Presiden Rodrigo Duterte Minta Masyarakat Bersihkan Masker Pakai Bensin

Jumat, 31 Juli 2020 19:33 Reporter : Hari Ariyanti
Presiden Rodrigo Duterte Minta Masyarakat Bersihkan Masker Pakai Bensin Presiden Filipina Rodrigo Duterte. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte kembali menyampaikan kepada masyarakat agar mendisinfeksi masker mereka memakai bensin dan bersikeras dirinya tidak sedang bercanda.

Duterte melontarkan pernyataan yang sama pekan lalu, tapi para pejabat dengan cepat mengoreksi pernyataannya, dan menyebut itu hanyalah candaan.

Dalam komentar terbarunya, Duterte mengatakan: "Mereka (kritik) mengatakan, 'Duterte gila.' Bodoh! Kalau saya gila, kalian seharusnya jadi presiden, bukan saya."

"Apa yang saya sampaikan itu benar. Jika alkohol tak tersedia, khususnya bagi warga miskin, pergilah ke pom bensin, dan gunakan (bensin) untuk disinfeksi," lanjutnya, dilansir BBC, Jumat (31/7).

"Saya tidak bercanda. Saya tidak bercanda. Kalian, kalian cobalah pahami isi kepala saya."

Pejabat kesehatan juga menyampaikan masker kain harus dicuci dengan normal, dan masker bedah harus diganti setelah digunakan.

Tak ada bukti bensin bisa mendisinfeksi masker; kontak yang terlalu lama dengan bahan bakar tersebut bisa berbahaya; dan menuangkan cairan yang mudah terbakar berisiko kebakaran.

1 dari 2 halaman

Sebelumnya pada pekan lalu, Duterte menyampaikan, siapa yang tak punya persediaan pembersih bisa memakai bensin untuk mendisinfeksi masker mereka.

"Pada penghujung hari, gantung (masker) di suatu tempat dan semprot dengan Lysol jika kalian mampu membelinya," ujarnya mengacu pada merek terkenal cairan pembersih.

"Bagi orang-orang yang tidak punya (Lysol), rendam dalam bensin atau solar, cari bensin (dan) celupkan tangan kalian (bersama masker)."

Juru bicara kepresidenan, Harry Roque dengan cepat mengoreksi Duterte.

"Saya tak bisa percaya setelah empat tahun dia menjadi presiden, kalian masih tidak tahu dia siapa," ujarnya, menurut situs berita Rappler.

"Itu hanya candaan. Mengapa kita memakai bensin untuk mencuci?"

Sementara itu, pejabat kesehatan Maria Rosario Vergeire mengatakan masker kain harus dicuci dan dikeringkan dengan normal, dan masker bedah harus diganti.

2 dari 2 halaman

Kasus Virus Corona di Filipina

Kasus harian tertinggi dilaporkan di Filipina pada Kamis, sehingga total kasus menjadi 89.374. Sedangkan kasus kematian sebanyak 2.000.

Pada Jumat, Duterte menyampaikan berbagai pembatasan di ibu kota Manila tetap berlangsung sampai pertengahan Agustus,

Saat ini Manila tengah berada di bawah karantina, yang membatasi pergerakan anak-anak dan lansia, dan menerapkan sejumlah pembatasan lainnya.

Duterte juga berjanji akan menggratiskan vaksin, jika salah satu vaksin telah tersedia, dengan memprioritaskan warga berpendapatan rendah.

[pan]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini