Presiden Emmanuel Macron Sebut Hampir 60 Persen Warga Prancis Telah Divaksinasi

Selasa, 27 Juli 2021 15:25 Reporter : Hari Ariyanti
Presiden Emmanuel Macron Sebut Hampir 60 Persen Warga Prancis Telah Divaksinasi Presiden Prancis Emmanuel Macron. Reuters

Merdeka.com - Pada Senin, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan, jumlah orang Prancis yang telah menerima setidaknya satu dosis suntikan vaksin Covid-19 melampaui angka 40 juta.

Setelah 4 juta orang divaksinasi selama dua pekan terakhir, sebanyak 60 persen populasi saat ini telah divaksinasi baik satu dosis atau penuh. Hal ini disampaikan Macron di Twitter selama kunjungan resminya ke Polynesia.

“Semua bersatu, kita bisa mengalahkan virus ini,” ujarnya, dikutip dari France 24, Selasa (27/7).

Pernyataan Macron ini disampaikan sehari setelah parlemen Prancis mengesahkan UU paspor vaksin yang akan diwajibkan bagi warga dalam menjalankan kehidupan normal sehari-hari dan menjadi bagian upaya melawan Covid-19.

Pekan lalu, Macron memerintahkan pemberlakuan kartu kesehatan berupa kartu vaksinasi penuh atau hasil tes negatif Covid-19, sebagai syarat untuk mengunjungi tempat-tempat tertentu seperti bioskop dan klub malam.

Pemerintahan Macron menetapkan vaksinasi sebagai senjata utama dalam memerangi Covid-19 ketika muncul varian baru yang lebih menular, dengan mewajibkan warga divaksinasi jika mereka ingin kembali melakukan aktivitas normal sehari-hari.

Paspor vaksin ini ditentang oposisi, yang menurut mereka bertentangan dengan kebebasan sipil. Akhir pekan kemarin, sebanyak 160.000 warga Prancis berunjuk rasa menentang paspor vaksin ini. Puluhan pengunjuk rasa ditangkap.

Pada Sabtu, Prancis mencatat hampir 23.000 kasus Covid-19 baru, dua kali lebih banyak dibanding pekan sebelumnya, yang dipicu penyebaran varian Delta.

Tapi angka kasus rawat inap ICU menurun drastis dari puncaknya pada April lalu, yang menurut pemerintah berkat dari akselerasi vaksinasi. [pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini