Presiden Brasil Tunjuk Anaknya Jadi Dubes AS

Senin, 15 Juli 2019 13:15 Reporter : Hari Ariyanti
Presiden Brasil Tunjuk Anaknya Jadi Dubes AS eduardo bolsonaro. ©2019 REUTERS/Joshua Roberts/File Photo

Merdeka.com - Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, menunjuk anaknya, Eduardo Bolsonaro menjadi Duta Besar Brasil untuk Amerika Serikat. Pengangkatan putranya ini menjadi penegasan peran keluarganya yang berpengaruh dalam diplomasi negara dan politik dalam negeri.

Eduardo Bolsonaro, saat ini menjadi anggota kongres federal, menyampaikan kepada wartawan akan menerima penunjukan tersebut jika memang dicalonkan. Ayahnya mengatakan sebelumnya bahwa penunjukan itu akan bergantung pada persetujuan putranya.

"Jika itu tugas yang diberikan oleh presiden, saya akan menerima," kata Eduardo kepada wartawan dilansir dari The Guardian, Senin (15/7).

Dia menambahkan, jika resmi ditunjuk sebagai Dubes AS, dia akan secara resmi mengundurkan diri sebagai anggota kongres. Dia juga menyampaikan, pencalonan dirinya sebagai Dubes AS masih menunggu diskusi ayahnya dengan Menteri Luar Negeri, Ernesto Araujo.

Penunjukan itu perlu disetujui oleh komite hubungan luar negeri Senat sebelum lolos ke majelis tinggi untuk konfirmasi. Dubes Brasil untuk AS sebelumnya telah pensiun pada April lalu.

Jair Bolsonaro, presiden dari kelompok sayap kanan, mengatakan kampanyenya pada 2018 diinspirasi Presiden AS, Donald Trump, juga menempatkan anggota keluarganya sebagai penasihat resmi. Putra tertua Bolsonaro, Flavio, menggencarkan agenda sosial konservatifnya sebagai senator.

Putra lainnya, Carlos Bolsonaro, merupakan anggota dewan kota Rio de Janeiro, mengambil peran dalam komunikasi media sosial ayahnya dan melahirkan kontroversi dengan menyerang anggota kabinet Brasil.

Eduardo adalah putra ketiga dari keempat anak Bolsonaro menjadi penasihat ayahnya tentang urusan luar negeri. Setelah ayahnya terpilih pada Oktober tahun lalu, Eduardo adalah salah satu utusannya ke Washington dimana dia bertemu dengan menantu dan penasihat Trump, Jared Kushner, dan terlihat memakai topi bertuliskan "Trump 2020".

Mantan penasihat Trump, Steve Bannon menyebut Eduardo sebagai pemimpin Amerika Latin dari organisasi nasionalis sayap kanannya, The Movement. Selama kunjungan Bolsonaro ke Gedung Putih pada bulan Maret, Trump menumpahkan pujian pada Eduardo, yang duduk dekat ayahnya selama pertemuan di Oval Office sementara Menteri Luar Negeri dan Dubes tidak terlihat. [pan]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Brasil
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini