Presiden Afsel: Situasi di Gaza Mengingatkan Masa Rezim Apartheid

Rabu, 19 Mei 2021 16:10 Reporter : Pandasurya Wijaya
Presiden Afsel: Situasi di Gaza Mengingatkan Masa Rezim Apartheid cyril ramaphosa. ©Reuters

Merdeka.com - Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mengatakan situasi di Gaza, Palestina, saat ini mengingatkan dirinya pada masa rezim apartheid di negaranya. Perlakuan Israel saat ini terhadap warga Palestina menurut dia serupa dengan yang dilakukan rezim apartheid dan itu membuat Israel layak disebut negara apartheid.

Dalam wawancara dengan France24, Selasa (18/5), Ramaphosa mengatakan Afrika Selatan mendukung Palestina namun dia mendesak kedua pihak, baik Israel dan Palestina, untuk duduk bersama bernegosiasi seperti yang dilakukan negaranya pada awal 1990-an.

"Orang-orang di Gaza rumah mereka dibom, mereka harus mengungsi, dipaksa mengungsi dari rumah mereka lalu rumah mereka dihancurkan. Ini sangat dekat dengan penderitaan kami dulu. Rezim apartheid," kata Ramaphosa.

"Karena itulah kami bersama rakyat Palestina. Mereka ingin punya hak menentukan nasib sendiri. Mereka ingin punya negara sendiri. Mereka ingin kebebasan, tidak mau dilarang kalau mau pergi ke mana pun."

Pada kesempatan yang sama Ramaphosa menyambut baik hasil pertemuan para pejabat negara untuk memberi bantuan keuangan bagi Afrika di Paris dalam hal pasokan vaksin Covid-19. Dia menuturkan negara kaya didesak untuk membagikan kelebihan stok vaksin mereka kepada negara berkembang. Dia juga mengecam apa yang disebut "imperialisme vaksin" yang saat ini terjadi. Satu-satunya cara untuk mengatasi pandemi saat ini adalah dengan kerja sama secara global.

Selain itu Ramaphosa mengatakan dihapuskannya hak paten untuk vaksin Covid-19 bisa meningkatkan produksi vaksin di Afrika.

Rencana kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Afrika Selatan tampaknya akan mencakup kesepakatan mengenai sektor kesehatan dan bisnis. [pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini