Prancis larang penggunaan ponsel di sekolah

Rabu, 1 Agustus 2018 12:17 Reporter : Ira Astiana
Prancis larang penggunaan ponsel di sekolah Peluncuran OPPO F7. ©2018 Merdeka.com/Djoko Poerwanto

Merdeka.com - Pemerintah Prancis akan memberlakukan larangan penggunaan perangkat pintar di sekolah. Mulai September mendatang, siswa di negara tersebut akan diminta meninggalkan perangkat di rumah atau mematikannya saat di sekolah.

Larangan ini berlaku untuk semua jenis perangkat yang terhubung ke internet, seperti ponsel dan tablet. Siswa dari usia 3 sampai 15 tahun diwajibkan menaati aturan ini setelah disahkan oleh anggota parlemen Senin (30/7) lalu.

Bukan tanpa alasan aturan ini diberlakukan. Para pemerhati pendidikan melihat betapa perangkat pintar telah memicu ketergantungan yang parah bagi murid sekolah.

"Kami melihat ada fenomena kecanduan terhadap layar dan penggunaan ponsel yang semakin memburuk. Peran yang harus kita lakukan adalah melindungi anak-anak dan remaja dari hal itu. Ini adalah peran mendasar dari pendidik dan pembuat undang-undang," kata Menteri Pendidikan Jean-Michel Blanquer dikutip dari CNN, Rabu (1/8).

Hukum terbaru ini juga merupakan salah satu janji kampanye Presiden Emmanuel Macron. Di parlemen sendiri, kebijakan baru ini memenangkan 62 suara lawan satu dan didukung secara penuh oleh partai Macron.

Ada juga beberapa anggota parlemen sayap kanan dan kiri yang memilih abstain dari pengambilan keputusan ini. Mereka menilai bahwa undang-undang baru tidak akan banyak memberi perubahan.

"Di mata kami, ini bukan hukum abad 21, tetapi hukum di era saluran berita dan debat biner," kata Wakil Ketua Partai Sayap Kiri, Alexis Corbière.

"Sebenarnya larangan ini telah dibuat pada 2010. Dan saya tidak melihat masih ada guru yang memberikan izin penggunaan ponsel di kelas," tambahnya.

Dalam undang-undang 2010, penggunaan ponsel pintar dilarang selama kegiatan mengajar. Namun dalam UU baru ini dibuat pengecualian bagi siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. [did]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini