PM Selandia Baru Peringatkan Staf Perbatasan, “Divaksinasi Sekarang atau Dimutasi?"

Senin, 12 April 2021 14:00 Reporter : Hari Ariyanti
PM Selandia Baru Peringatkan Staf Perbatasan, “Divaksinasi Sekarang atau Dimutasi?" jacinda ardern. ©AFP

Merdeka.com - Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern menegaskan, pegawai perbatasan memiliki waktu hingga akhir April untuk divaksinasi sebelum dimutasi ke jabatan yang lebih rendah. Peringatan ini dilontarkan setelah pekerja ketiga dari fasilitas isolasi yang dikelola Grand Millenium Auckland dinyatakan positif Covid-19.

“Kami ingin semua orang divaksinasi di garda depan kami,” jelasnya kepada TVNZ's Breakfast pada Senin (12/4), dilansir The Guardian.

“Dari Senin hingga akhir April, itu menjadi jendela terakhir di mana jika orang tidak divaksinasi dalam jangka waktu itu maka mereka dipekerjakan kembali, mereka akan dipindah. Dan itu selalu menjadi titik yang harus kami capai.”

Komentarnya datang beberapa jam sebelum dipastikan bahwa pekerja, yang dikenal sebagai kasus C, belum divaksinasi. Hal ini meningkatkan kekhawatiran yang muncul pekan lalu ketika diumumkan kasus B telah melewatkan dua janji vaksinasi.

Kasus C, kontak dekat dari kasus pekan lalu, yang dikenal sebagai kasus B, dilaporkan terkena virus pada Minggu malam. Kementerian Kesehatan menyampaikan, karena mereka sudah melakukan isolasi mandiri di rumah, ada sedikit risiko tambahan bagi masyarakat dan mereka dan pasangan mereka sekarang telah dipindahkan ke fasilitas karantina.

Ardern mengatakan, 79 persen dari mereka yang dipekerjakan oleh perusahaan keamanan tempat kasus B dan C bekerja sejauh ini telah diimunisasi. Namun menurutnya angka tersebut tidak cukup baik.

“Kami yakin kami memiliki kewajiban menjaga kesehatan dan keselamatan orang-orang yang berada di garda depan dalam isolasi terkelola,” jelasnya.

Selandia Baru mulai meluncurkan program vaksinnya pada bulan Februari, dengan staf perbatasan dan pekerja isolasi dan karantina disuntik menggunakan vaksin Pfizer.

Baca Selanjutnya: Dirjen Kesehatan Dr Ashley Bloomfield...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini