PM Malta akan Mundur karena Kasus Pembunuhan Jurnalis

Selasa, 3 Desember 2019 15:48 Reporter : Merdeka
PM Malta akan Mundur karena Kasus Pembunuhan Jurnalis joseph muscat. ©Yara Nardi/Reuters

Merdeka.com - Perdana Menteri Malta Joseph Muscat mengumumkan di TV nasional dia akan mengundurkan diri pada tahun baru 2020, di tengah kasus pembunuhan seorang jurnalis.

Laman BBC melaporkan, Senin (2/12), dia mengatakan akan meminta Partai Buruh yang berkuasa untuk memulai proses untuk memilih penggantinya pada 12 Januari mendatang.

Demonstran menuntut pengunduran dirinya segera atas penyelidikan kematian jurnalis investigasi Daphne Caruana Galizia.

Galizia tewas akibat bom mobil pada 2017 ketika dia menyelidiki korupsi di kalangan bisnis dan elit politik Malta.

Seorang pengusaha yang diduga memiliki hubungan dengan pejabat pemerintah dituduh terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Sambil menjelaskan keputusannya untuk berhenti, Muscat mengatakan tentang penyelidikan pembunuhan yang sedang ditangani: "Beberapa keputusan bagus sementara yang lain bisa dibuat lebih baik."

"Semua tanggung jawab yang harus saya pikul tentu tidak sebanding dengan rasa sakit yang dialami keluarga korban," tambahnya.

Dia mengatakan akan mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Buruh pada 12 Januari kemudian undur diri sebagai perdana menteri setelahnya.

Baca Selanjutnya: Muscat telah berkuasa selama enam...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini