PM Kanada Justin Trudeau rombak kabinet turunkan ketergantungan pada AS

Kamis, 19 Juli 2018 10:58 Reporter : Farah Fuadona
PM Kanada Justin Trudeau rombak kabinet turunkan ketergantungan pada AS PM Kanada Justin Trudeau menerima kedatangan pengungsi Suriah. ©NBC News

Merdeka.com - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau merombak kabinetnya menjelang pemilihan umum 2019. Ia menekankan kepentingan untuk meragamkan perdagangan agar tidak tergantung pada Amerika Serikat.

Berbagai jajak pendapat menunjukkan bahwa partai Liberal, yang berkuasa, sedang menghadapi peningkatan persaingan dari kalangan Konservatif oposisi dan Trudeau telah mengganti 11 anggota kabinet untuk penyegaran, namun mempertahankan menteri-menteri kunci.

Dalam langkah penting itu, Menteri Perdagangan Francois-Philippe Champagne dipromosikan untuk memimpin Departemen Infrastruktur. Dengan jabatan itu, Champagne akan menangani rencana untuk membelanjakan miliaran dolar AS pada proyek-proyek utama.

Hasil jajak pendapat Nanos Research, yang diterbitkan pada Selasa, menunjukkan kubu Liberal mendapat dukungan 37 persen dan Konservatif 35 persen.

Perolehan persentase itu menunjukkan bahwa pemerintahan Trudeau akan menjadi minoritas yang melemah. Bisa jadi, ia terpaksa harus bergantung pada partai-partai oposisi dalam menjalankan pemerintahan, yang bisa melemahkan posisi politiknya.

Keadaan itu akan mengerutkan agenda Trudeau, yang memusatkan perhatian pada masalah-masalah seperti peningkatan pembelanjaan pemerintah, prakarsa lingkungan hidup dan mendorong kesetaraan gender.

Langkah Champagne hanya akan memberikan dampak kecil pada kebijakan menyangkut perdagangan, yang didominasi kemungkinan penerapan tarif Amerika Serikat atas otomotif serta masa depan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA). Menteri Luar Negeri Chrystia Freeland bertanggung jawab untuk hubungan dengan Amerika Serikat, termasuk NAFTA.

Trudeau mengatakan ketegangan dengan Washington memperlihatkan bahaya jika Kanada terlalu menggantungkan diri pada Amerika Serikat, yang mengambil 75 persen dari seluruh ekspor barang-barang Kanada.

Karena itu, bekas departemen yang dipimpin Champagne telah diubah namanya menjadi Kementerian Peragaman Perdagangan Internasional.

Kementerian tersebut akan dipimpin oleh Jim Carr, yang sebelumnya menjabat sebagai menteri Sumber Daya Alam.

Tahun lalu, Kanada menandatangani kesepakatan-kesepakatan perdagangan bebas dengan Uni Eropa serta 10 negara Asia dan Pasifik.

Menteri Freeland dan Menteri Keuangan Bill Morneu akan tetap memegang jabatan mereka, menurut laporan Reuters pada Selasa.

Trudeau juga menunjuk sekutu dekat, Dominic LeBlanc, untuk mengepalai departemen hubungan antarpemerintah. LeBlanc akan mengurusi hubungan dengan 10 provinsi, yang semakin gelisah dengan beberapa kebijakan Ottawa.

Pemerintah sayap-kanan baru di Ontario, yang memiliki 36 persen kursi di Dewan Rakyat, mengatakan Trudeau telah merusak tugas penangangan para migran, yang mengalir melintasi perbatasan AS, dilansir Antara.

Dalam perombakan Rabu, Trudeau juga menunjuk seorang menteri yang bertanggung jawab untuk urusan keamanan dan perpindahan penduduk secara tak terduga. [frh]

Topik berita Terkait:
  1. Kanada
  2. Amerika Serikat
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini